Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Postur Prajurit Awak Caesar Jadi Fokus Kunjungan Dirbinlitbang Pussenarmed Kodiklat TNI-AD

badge-check


					Postur Prajurit Awak Caesar Jadi Fokus Kunjungan Dirbinlitbang Pussenarmed Kodiklat TNI-AD Perbesar

Ngawi,RepublikNews – Seiring perkembangan lingkungan strategis, serta perubahan spektrum pertempuran yang sangat dinamis, pembangunan kekuatan, kemampuan hingga pengembangan gelar TNI-AD, menjadi hal yang wajib untuk dilaksanakan.

Demikian dikatakan Dirbinlitbang Pussenarmed Kodiklat TNI-AD, Kolonel Arm Arif di sela-sela kunjungannya ke Mako Yonarmed 12/Kostrad. Selasa, 23 April 2019.

Menurutnya, kehebatan TNI-AD tidak hanya ditentukan oleh alat utama sistem senjata (Alutsista) yang modern saja. Namun, pembangunan kualitas SDM, postur prajurit yang baik dan kemampuan teknis yang profesional, merupakan tolak ukur utama guna mewujudkan satuan Artileri Medan yang handal.

“Disamping profesional, keberadaan Alutsista terbaru ini juga memerlukan dukungan postur prajurit Armed yang ideal,” katanya.

Guna mendukung terwujudnya hal tersebut, pihak Litbang Pussenarmed melakukan penelitian hingga pengumpulan data-data terkait postur prajurit Armed yang ideal dalam mengawaki setiap alutsista yang canggih tersebut.

“Data ini akan kita jadikan sebagai bahan kajian dalam penentuan program Armed ke depan,” tegasnya.

Terpisah, Danyonarmed 12/Kostrad, Mayor Arm Ronald, F. Siwabessy menambahkan, Artileri Medan sebagai salah satu kekuatan TNI-AD, saat ini berupaya mensinergikan tujuan peningkatan postur dan SDM prajurit dengan modernisasi Alutsista yang sudah berjalan di beberapa satuan Armed, termasuk diantaranya ialah Yonarmed 12/Kostrad yang dilengkapi dengan meriam 155 mm Caesar.

 “Di samping profesionalisme prajurit menjadi hal yang mutlak, postur prajurit juga memegang peranan penting,” tegasnya.

Dengan amunisi meriam 155 mm Caesar yang saat ini digunakan, kata almameter Akmil tahun 2002 ini, tentunya prajurit harus memiliki tinggi dan berat badan yang ideal serta tidak memiliki kelainan anatomi. “ Agar saat melaksanakan proses penembakan, kecepatan serta ketepatan prosedur teknisnya tidak terganggu oleh postur prajurit yang tidak sesuai, sehingga penembakan dapat dilaksanakan secara optimal,” ungkapnya. (red)

 

Autentifikasi

Danyonarmed 12/Kostrad, Mayor Arm Ronald, F. Siwabessy

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!