Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

ADVETORIAL

Program Sehati Turunkan Stunting AKB Dan AKI Di Desa Mojosulur

badge-check


					Program Sehati Turunkan Stunting AKB Dan AKI Di Desa Mojosulur Perbesar

MOJOKERTO,Republiknews.id-Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menggulirkan program Selasa Sehat turunkan Stunting, AKB, dan AKI (SEHATI). Kali ini Pemkab Mojokerto menyasar ibu balita di Desa Mojosulur, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Pelaksanaan program SEHATI yang digelar di Pustu Desa Mojosulur pada Selasa (22/8/2023) pagi, yang dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, M.Si serta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan, M.H, Kepala Desa Mojosulur, Kabid Kesmas Ninik, Kepala DP2KBP2, Camat Mojosari, Kepala Puskesmas Mojosari dan Forkopimca Mojosari.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, menjaga komitmen untuk terus mengedukasi para orang tua khususnya para ibu di Kabupaten Mojokerto, agar memperhatikan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak sesuai umur. Mulai dari dalam kandungan dengan memperhatikan asupan gizi, mengawasi dan menjaga tahapan tumbuh kembang anak. Semuanya diuraikan Bupati dalam acara Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI (Sehati),

“Bagi orang tua yang punya anak balita, tolong betul-betul dirawat dengan benar. Jangan sampai infeksi berulang atau sering sakit (salah satu indikator stunting), sehingga berpengaruh terhadap perkembangan otak yang tidak bisa tumbuh 98% pada saat mencapai usia 5 tahun. Kita tidak bisa ukur detail otak, karena posisinya ada di dalam. Jadi salah satu indikatornya yakni panjang badan. Anak stunting pasti berat badannya kurang, sehingga panjang badannya juga ikut kurang.

Maka PR orang tua adalah memantau pertumbuhan anak sesuai grafik. Maksimalkan pertumbuhan mereka terutama pada usia 0-1 tahun. Jangan sampai berat badan kurang, panjang badan kurang, karena itu menandakan volume otaknya juga kurang. Bayi di bawah 6 bulan hanya boleh ASI eksklusif saja. Ini supaya anak tidak mudah sakit, sebab ASI mengandung antibodi. Setelah 6 bulan, baru boleh diberi makan pendamping seperti bubur susu dengan tekstur bertahap. Mulai encer, hingga bertekstur. Ingat juga, setiap kali makan harus selalu ada zat pembangun. Bisa dari telur, ikan, daging, ayam, tahu, tempe, juga susu,” lengkap Bupati.

Selain kesehatan, Bupati juga mengedukasi para ibu agar melimpahkan kasih sayang sebanyak-banyaknya untuk membangun karakter. Bupati mendorong para ibu untuk meneggakkan sikap mendidik anak sesuai tahapan umurnya, demi kemandirian di masa depan.

“Bagi yang punya anak usia 1-3 tahun, tolong ajari anak untuk bisa melakukan semuanya mandiri. Seperti makan, minum, lepas-pakai baju sendiri, kencing maupun BAB sendiri. Ajarkan rapikan mainan, maupun meletakkan sepatu setelah dipakai pada tempatnya. Sedangkan di atas 3-6 tahun, adalah masa mengambil inisiatif. Berikan kesempatan untuk mereka, contoh kecil adalah memilih baju sendiri. Biarkan mereka memilih dan bertanggung jawab. Kalau ingin punya anak dengan emosi yang stabil, contohkan juga yang positif. Jangan sampai mereka takut dan kecewa. Anak adalah peniru ulung. Maka apa yang dilakukan orang tua, harus dihati-hati.

Apabila orang tua membentak, anak akan berteriak. Ajarkan anak-anak menjaga diri dan tidak mudah percaya orang yang tidak dikenal. Saya juga berpesan agar jangan pelit memuji anak. Pujilah mereka setinggi langit, mumpun masih usia dini. Orang tua yang akan membentuk anak kelak seperti apa. Maka dari itu manfaatkan kesempatan dan jangan sampai kehilangan momen,” tambah Bupati.

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!