Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BERITA UTAMA

Program Women Ecosystem Catalyst dari Sampoerna Diapresiasi Peserta

badge-check


					Program Women Ecosystem Catalyst dari Sampoerna Diapresiasi Peserta Perbesar

SEMARANG — Peserta program Women Ecosystem Catalyst (WEC) mengapresiasi upaya PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia” dan mitra strategis yang memberikan kesempatan pelatihan, pendampingan hingga kunjungan ke lokasi usaha yang telah sukses.

Nur Kholifah, salah satu dari 20 peserta terpilih Program WEC mengatakan bahwa kehadiran Program WEC sangat membantu untuk mengembang bisnis UMKM karena tidak hanya menambah wawasan melalui sejumlah pelatihan, tetapi juga kesempatan untuk berjejaring termasuk melalui kesempatan berkunjung ke lokasi usaha.

“Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada Sampoerna, Impala, dan Dinas Koperasi atas pendampingan selama dua bulan yang telah diberikan kepada kami selaku pelaku UMKM untuk belajar mengembangkan bisnis,” ujarnya.

Sebagai gambaran, Program Women Ecosystem Catalyst (WEC) 2024 merupakan program inkubasi bisnis untuk UMKM dan Startup perempuan di Indonesia.

Program ini hadir berkat kolaborasi Sampoerna dengan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula, dan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah.

Program WEC fokus untuk memberikan dukungan bagi pemberdayaan wirausaha dan organisasi perempuan. WEC juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk membangun jejaring dengan sesama pelaku UMKM dan pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah, pembeli, hingga investor.

Program ini digelar selama enam bulan atau sejak Januari hingga Juni 2024. Setelah melalui tahapan roadshow di sembilan kota besar di Indonesia, terdata sebanyak 1.526 pendaftar yang kemudian dikurasi menjadi 371 peserta. Jumlah itu kemudian diseleksi kembali menjadi 20 peserta terbaik.

Kunjungan Bisnis Peserta WEC

Baru-baru ini (pada 4 Juni 2024), 20 peserta WEC terpilih yang telah mendapatkan mentoring online memasuki fase challenge day. Pada kesempatan itu, para peserta mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan pelaku usaha berskala besar di Semarang, Jawa Tengah.

Terdapat empat lokasi usaha yang dikunjungi peserta WEC yakni Oud en Nieuw by Toko Oen, Albitec, Crocodic, dan Ria Miranda. Keempat lokasi itu dipilih karena sesuai dengan bisnis dan minat peserta WEC.

Selain sebagai kesempatan pembelajaran, kunjungan ke empat lokasi usaha itu diharapkan membantu peserta WEC belajar langsung dari pelaku usaha yang telah berkembang.

Para peserta WEC yang memiliki bisnis pada sektor food and beverage (F&B) melakukan kunjungan ke Oud en Nieuw by Toko Oen, kedai es cream legendaris di Kota Semarang.

Sementara itu, peserta dengan minat usaha pada bioteknologi berkunjung ke Albitec, perusahaan bioteknologi yang berfokus pada pengembangan mikroalga Spirulina platensis air tawar.

Selanjutnya, peserta WEC yang menaruh minat pada bisnis teknologi informasi mendapatkan kesempatan berkunjung ke Crocodic. Crocodic adalah perusahaan penyedia solusi teknologi yang salah satu bisnisnya ialah pengembangan aplikasi.

Terakhir, peserta dengan minat pada fashion berkunjung ke Ria Miranda, usaha butik yang fokus pada kecantikan dan busana muslim.

“Sangat menyenangkan bisa berbagi dengan sesama pelaku bisnis dari berbagai kota di Indonesia yang ikut dalam WEC ini,” kata Monic, Pengelola bisnis Ria Miranda Semarang.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

Terkait Tanah Urug Lahan, DLH Mojokerto Tegaskan Pengembang Wajib Gunakan Material Legal

17 Desember 2025 - 15:18 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!