Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Puluhan Pedagang Pasar Gondosuli Madiun Gruduk Kades Kare

badge-check


					Puluhan Pedagang Pasar Gondosuli Madiun Gruduk Kades Kare Perbesar

Madiun, RepublikNews – Dampak dari Covid-19 yang berbuntut dilarangnya pedagang di pasar Gondosuli buka seperti biasanya memicu emosi para pedagang, puluhan perwakilan pedagang geruduk kantor Desa Kare meminta agar diperbolehkan untuk tetap buka dan jualan seperti biasanya, tentu apa yang dilakukan para pedagang ini mempunyai alasan yang kuat terkait perputaran ekonomi dan kebutuhan pokok masyarakat Desa Kare hanya pasar Gondosuli lah satu-satunya tempat untuk membeli atau menjual kebutuhan pokok yang ada di Desa Kare.

Kalau kami tidak boleh berjualan terus bagaimana dengan nasib kami, terang Sugi salah satu perwakilan dari pedagang pasar Gondosuli,dan masyarakat Desa Kare harus belanja Kemana?ini yang harus menjadi pemikiran karena dengan melarang kami berjualan sama juga dengan membuka peluang masyarakat Desa Kare keluar untuk membeli kebutuhan bahan pokok ke Desa lain ini akan membahayakan masyarakat Desa Kare sendiri tegas Sugi.

Hal senada juga disampaikan Nyoto kalau kami tidak berjualan lalu anak anak kami keluarga kami mau kita kasih makan dari mana?karena satu-satunya sumber dari penghasilan kami adalah dari berjualan di Pasar Gondosuli jelas Nyoto.

Apa yang menjadi keluhan pedagang di Pasar Gondosuli langsung disikapi Kades Kare Sunarno,apapun alasanya kami tetap akan menjalankan tugas sesuai dengan perintah Pemerintah Kabupaten Madiun dalam hal ini Bupati Madiun, bukan berarti kami tidak memikirkan nasib pedagang tapi kami lebih memperhitungkan nasib masyarakat Desa Kare secara keseluruhan tegas Kades Kare.

Yang menjadi skala prioritas kami sekarang ini bagaimana menyiasati agar Covid-19 tidak masuk ke wilayah Desa Kare karena ini merupakan hajad hidup msyarakat Desa Kare,kami tidak melarang pasar Gondosuli buka dengan catatan yang jualan atau yang membeli warga lokal tentunya masyarakat Desa Kare,itupun jamnya kita batasi buka jam 04.00 wib-07.00 wib dan harus memenuhi persyaratan yang kami tentukan, pakai masker, cuci tangan ditempat yg sudah kami siapkan,selalu jaga jarak dan tidak boleh bergerombol ini syarat mutlak yang harus dipenuhi tandas Kades Kare. Hal ini harus kita lakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Desa kare pungkas Sunarno. (dite)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!