Menu

Mode Gelap
Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

ADVETORIAL

Rakerda Perdana APIDA Jatim Dibuka Kadivre Perhutani Jatim

badge-check


					Rakerda Perdana APIDA Jatim Dibuka Kadivre Perhutani Jatim Perbesar

Surabaya,Republiknews – Rakerda APIDA Jatim (Rapat Kerja Daerah Asosiasi Perlebahan Indonesia Daerah Jawa Timur) perdana dibuka secara resmi oleh Kadivre Perhutani Jatim, Karuniawan PS. Kamis (28/7/2022), diruang Cendana Graha Perhutani Surabaya.

Karuniawan PS yang dikukuhkan beberapa waktu lalu sebagai ketua umum APIDA Jatim, menjelaskan kronologis hingga terbentuknya APIDA Jatim, dan tujuan digelar Rakerda dalam rangka menentukan arah kebijakan organsiasi.

“APIDA bukanlah organisasi yang mencari profit namun organisasi nirlaba yang sifatnya kemanusiaan pengabdian kepada masyarakat, khususnya mereka para praktisi yang bergelut dengan dunia usaha Perlebahan di Indonesia. Hal itu sejalan dengan komitmen para anggota APIDA Jatim, semakin menegaskan tekad, ‘Jatim Unggul’. Jatim sebagai pusat studi lebah dan standarisasi produk lebah nasional,” terangnya.

Menyadari betapa pentingnya mutu produk madu tanah air yang terus mengalami fluktuatif khususnya dari sisi produksi, menurut Karuniawan, perlu adanya langkah kongkrit atau aksi nyata di lapangan agar potensi madu tetap terjaga produknya, survive ditengah persaingan global.

“Untuk itu perlu memberikan edukasi kepada para pelaku budidaya madu yang ada di wilayah Jatim,” ungkapnya.

Dari Tim Industri, bidang Inovasi dan Pemasaran Produk merencanakan, dalam aksinya akan menggandeng pemerintah untuk membangun area budidaya guna mendukung suplai bahan baku agar supaya berkelanjutan, dengan memanfaatkan program pemanfaatan Perhutanan sosial.

“Selain itu hal fundamental yang dibangun adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah melalui media traning, webinar. Agar para pelaku usaha ini dapat menguasai, budidaya, produk knowledge, jiwa kewirausahaan serta penguasaan dalam hal regulasi dan perijinan, strategi dan teknik pemasaran digital marketing,” pungkas Karuniawan. @red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!