Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

Rapat Paripurna Istimewa , Pemkab Tuban dan DPRD Tuban Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

badge-check


					Rapat Paripurna Istimewa , Pemkab Tuban dan DPRD Tuban Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia. Perbesar

Tuban, RepublikNews

Rapat Paripurna Istimewa dengan Agenda Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-74, pada Jumat (16/08/2019) , Bertempat di ruang rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Tuban, tampak Bupati Tuban, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban beserta jajaran Forkopimda Tuban , Ketua dan Wakil Ketua serta Anggota DPRD Kabupaten Tuban, Sekretaris DPRD Tuban beserta jajaran, Kepala BNNK Tuban , Kepala Kemenag Tuban , serta pimpinan OPD di Kabupaten Tuban.

Presiden RI, Ir. Joko Widodo menggunakan pakaian adat Sasak, NTB, menyerukan seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan kembali semangat kebangsaan. Indonesia adalah seluruh pelosok tanah air, dari Sabang-Merauke, dari Miangas-Pulau Rote. Oleh karena itu, pembangunan berorientasi Indonesia sentris yang dapat dinikmati semua warga negara. Keberhasilan Indonesia berkat usaha semua pihak, mulai dari seluruh lapisan masyarakat. “Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk optimis dan bekerja keras. Dan saya siap memimpin lompatan kemajuan Indonesia.” ungkap Presiden RI yang ke – 7 itu.

Ditekankan oleh Presiden Jokowi agar mengantisipasi adanya tantangan perubahan jaman. Banyak negara bersaing untuk meningkatkan investasi di negara masing-masing. Revolusi 4.0 menciptakan sejumlah perubahan, baik positif maupun negatif. Dampak positif yang muncul memunculkan banyak jenis pekerjaan baru. Revolusi industri juga membawa ancaman terhadap kearifan lokal, sopan santun dan budaya luhur. “Meski demikian, bangsa Indonesia tidak takut persaingan dan terbuka. Meski demikian, tetap mewaspadai berbagai ancaman yang mengancam ideologi dan keutuhan NKRI,” tegasnya.

Presiden Jokowi menghendaki adanya strategi baru yang diciptakan untuk bersaing. Lebih cepat dan lebih baik dibandingkan negara lain. Dalam pembangunan negara Indonesia harus didukung dengan kemajuan teknologi dan pengetahuan. “Kita butuh SDM unggul berhati Indonesia berideologi Pancasila. Yang mampu menciptakan berbagai inovasi yang mampu membuka jalan lain demi kemajuan Indonesia,” seru Presiden Jokowi.

Berbagai potensi dan SDA yang melimpah harus dikelola lebih maksimal. Pemerintah akan melakukan hilirisasi industri untuk mengelola SDA. Tujuannya untuk menekan impor dan meningkatkan ekspor ke luar negeri. “Kita harus berani ekspansi untuk membanjiri pasar regional maupun internasional. Kita harus mempunyai reputasi unggul di luar negeri,” tegasnya.

Bonus demografi bangsa Indonesia, menjadi modal untuk menciptakan lompatan kemajuan yang signifikan dengan didukung kualitas pendidikan yang tinggi. Pendidikan yang juga mengakar pada nilai-nilai luhur dan tetap berpikir kritis , selain itu, perlu adanya perubahan terhadap regulasi yang tumpang tindih, yang menghambat lompatan kemajuan. Regulasi yang ada harus memberikan rasa aman dan memudahkan warga negara.

Presiden RI ke-7 ini menekankan efisiensi dan efektivitas dalam kinerja. Tidak perlu melakukan kunjungan kerja yang tidak perlu. Di samping itu, eksekutif harus bisa cerdas memanfaatkan kemajuan teknologi yang telah berkembang. Realisasi anggaran bukan dari besaran anggaran yang dikeluarkan. Tetapi diukur dari kualitas pelayanan kepada masyarakat dan dampak positif di masyarakat.

“Aggaran negara harus didedikasikan untuk masyarakat , tidak ada kompromi kepada siapapun yang mengancam ideologi, kedaulatan dan keutuhan NKRI.” tegas Jokowi.(@nt).

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!