PERISTIWA

Ratusan Masyarakat Sungai Raya Dan Birem Bayeun Demo Kantor DPRK

Aceh Timur, RepublikNews – Terkait di larang memotong kayu bakau Ratusan Masyarakat Berunjuk Rasa ke Kantor Dprk Aceh Timur dan sebahagian di Hadang satuan Polres Aceh Timur, soalnya tidak memiliki surat izin keramaiyan.

Yahya salah seorang Anggota DPRK Aceh Timur dari partai PA menjelaskan ke wartawan hari Kamis 16/01/2020 yaitu Masyarakat yang turun demo diantaranya, masyarakat Sungai Raya dan Birem Bayeun.

Yahya salah seorang anggota DPRK dari partai Aceh juga menjelaskan mereka datang kemari bukan untuk anarkis tapi Karena masyarakat Sungai Raya dan Birem Bayeun Di larang untuk memotong kayu bakau, untuk membuat arang.

Pendemo datang dengan berjalan kaki, dari sungai raya dan Birem Bayeun menuju polres Aceh Timur, lalu sebahagian pendemo berjalan kaki dari Polres Aceh Timur menuju kantor DPRK Aceh Timur.

Baca Juga :  Penculikan Anak, Orang Tua Berikan Klarifikasi Bahwa Informasi di Medsos Adalah Salah Paham

Sampai ke Kantor DPRK Aceh Timur, Yahya anggota DPRK dari partai Aceh menyambut baik kedatangan pendemo,dan menerima atau menampung aspirasi pendemo,

Menurut anggota DPRK Aceh Timur dari partai PA Yahya, mereka adalah masyarakat Aceh Timur jadi harus kita trima dan kita kasih solusi untuk mereka, karena sungai raya dan Birem Bayeun masih Wilayah kinerja kami.
DPRK Aceh Timur di pilih oleh masyarakat dan kami adalah ayah mereka,” ungkap salah seorang pendemo.

Pendemo juga meminta pihak kepolisian untuk mengeluarkan masyarakat kami yang di tahan di wilayah hukum polres aceh timur.
kami juga mendesak kepada
Pihak DPRK untuk memberikan kejelasan bagaimana nasib kami dan kerja kami jika tidak boleh memotong kayu bakau untuk di jadikan Arang, kalau tidak ada penjelasan kami akan balik lagi hari Senin. (Iwan)

Baca Juga :  Team 9 "Kare Nyawiji Datangi BPN Madiun" HGU PT Perkebunan Kandangan, Di Pertanyakan..?

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!