BIROKRASIKESEHATAN

Satu Lagi Pasien PDP Asal Parengan Tuban Meninggal Dunia. Hery Prasetyo : Hasil rapid test dan diagnosa pasien menderita pneumonia berat.

Tuban, RepublikNews.

Kabar duka kembali datang dengan adanya Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kabupaten Tuban terkonfirmasi meninggal dunia,  Pasien berjenis kelamin perempuan tersebut berasal dari Desa Sendangrejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.Kamis ,30/04/2020.

Sebelum meninggal, pasien berusia 57 tahun tersebut telah menjalani isolasi sejak Minggu,26/04/2020 lalu di RSUD Dr.R. Koesma.Tuban.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Tuban, yang juga Koordinator Bidang Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tuban,Hery Prasetyo mengungkapkan ,
“Almarhumah meninggal sekitar jam 05.30 WIB pagi tadi di RSUD Dr Koesma Tuban.” kata Hery Prasetyo.

Hery menjelaskan, almarhumah ditetapkan sebagai PDP setelah dilakukan rapid test dan didiagnosa menderita pneumonia berat. Sehingga langsung dilakukan pemasangan ventilator ke tubuh pasien.

Baca Juga :  Susunan Rencana APBN Tahun 2024 Harus Lebih Realistis

Pasien diduga terpapar Covid-19 dari kontak dengan salah satu PDP saat berjualan di pasar Bojonegoro. Kebetulan, tempat berjualan almarhum bersebelahan dengan lapak PDP Bojonegoro yang diketahui telah meninggal dunia.

“Setiap hari ibu ini berjualan ke Bojonegoro. Dimungkinkan beliau kontak dengan PDP yang bersebelahan dengan lapaknya. Sampai saat ini hasil pemeriksaan swab-nya belum keluar,” imbuhnya.

Hery juga mengungkapkan, bahwa Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tuban telah melakukan tracing kepada orang-orang terdekat pasien dan melakukan rapid test. “Hasilnya semua dinyatakan negatif.” tegas Hery.

“Jenazah dilakukan pemulasaran di rumah sakit dimaksud dan dilakukan pemakaman sesuai dengan protokol kematian akibat Covid-19 oleh tim relawan,” ujarnya.(@nt).

Baca Juga :  Tertipu..!!Beli Mobil Tarikan di WOM Finance Tuban BPKBnya Palsu

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!