Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Selain Infrastruktur, Warga Ngebel Keluhkan Tarif Naik Yang Tak Sesuai Tampilan Wisatanya

badge-check


					Selain Infrastruktur, Warga Ngebel Keluhkan Tarif Naik Yang Tak Sesuai Tampilan Wisatanya Perbesar

PONOROGO,Republiknews.id– Semenjak beberapa bulan adanya kenaikan tarif tiket masuk di wisata ngebel dari 8 ribu sampai 15 ribu, beberapa penyedia jasa pariwisata yang ada di sekitaran tempat tersebut banyak yang mengeluh, kecewa atas kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo terkait itu.

Pasalnya dari kebijakan yang dikeluarkan tersebut,beberapa warga yang ditemui menurutnya kurang pas atau kurang tepat, apalagi setelah kondisi yang baru saja terdampak karena covid, pemerataan ekonomi sulit.

“Menurut kami kebijakan Pemerintah soal tarif tiket masuk…kondisinya gak tepat. Baru terdampak karena covid, kondisi wisata mulai rame, malah tarif naik.. pengunjung sepi, “kata salah satu pemilik hotel penuh kecewa.

Lanjutnya, “Gak papa tarif tiket naik, asalkan sesuai apa yang di tampilkan. Jangan di samakan dengan “sarangan” yang tarif masuk 20 ribu tapi sesuai dengan yang di tampilkan, cari apa saja ada. Tak seperti di Ngebel dengan tarif 15 ribu yang kondisinya seperti ini “.

Tak di pungkiri dari pernyataan kekecewaan warga yang membanding-bandingkan tempat wisata lain, karena itu semua sesuai dengan apa yang di tampilkan. Dari infrastrukturnya maupun keindahan yang di suguhkan. Tak seperti di wisata Ngebel dari suguhan yang di tampilkan salah satunya yang kurang bagus yaitu kondisi infrastruktur di sekitaran wisata, mulai dari jalan banyak yang berlubang serta jalur jalan sempit untuk di lalui.

Dari hal tersebut banyak sebagian warga dengan harapan ada tanggapan dan perhatian dari dinas-dinas terkait, mulai dari infrastrukturnya maupun keadaan ekonomi warga yang ikut terdampak.
Tapi sayang dari keluhan beberapa warga tersebut tak ada tunjukan tanggapan dari pejabat-pejabat yang antara lain dari Dinas PU, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan maupun Bupati. Padahal harapan mereka untuk fokus ke arah pembenahan di wisatanya.

“Harapan saya yang terpenting untuk Kabupaten Ponorogo dalam pemerataan infrastrukturnya segera di perbaiki, terutama di jalur wisata Ngebel dalam penampilannya juga bagus, saya yakin akan maju, pengunjung banyak, senang dan puas, “ungkap warga yang sekaligus pemilik salah satu hotel, Rabu (9/11/2022).

Selain itu mengenai infrastruktur dari kerusakan jalan lain, sepanjang jalur arah Ngebel juga ada banyak yang rusak parah akibat banyaknya truk-truk tambang yang lalu lalang melewati jalur tersebut. Tak mustahil jalan rusak parah. Tinggal Pemerintah sendiri dalam memprioritaskan hal tersebut. Apakah Pariwisatanya atau galianya. Kalau mengutamakan tambang jelas otomatis pariwisata tidak berkembang maksimal, dan kalau memaksimalkan pariwisata semestinya tambang di tiadakan atau pengalihan akses jalur jalan.

Yang jelas tinggal Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo sendiri, solusi tepat yang bagaimana untuk bisa fokus dalam pembenahan pariwisatanya, apalagi wisata Ngebel merupakan icon di Kabupaten Ponorogo yang sudah di kenal di daerah-daerah lain.

(w.i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!