Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

Semoga Terwujud…Selain Ada Patung Tertinggi Di Bali, Juga Ada Di Ponorogo

badge-check


					Semoga Terwujud…Selain Ada Patung Tertinggi Di Bali, Juga Ada Di Ponorogo Perbesar

Ponorogo,RepublikNews – Ponorogo sebagai Kota Reog, berencana akan membangun “monumen reog” tertinggi di dunia. Yang diperkirakan tingginya melebihi Garuda Wisnu Kencana yang ada di Bali.

Gagasan dibalik munculnya ide tersebut diketahui Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sendiri. Yang menginginkan monumen reog ini dibangun di bekas galian gamping Gunung Gamping Kecamatan Sampung, dengan tinggi total diatas GWK yang mencapai sekitar 122 M.

“Semoga terwujud….rencana saya bangun monumen reog di lokasi tersebut lebih tinggi sedikit dari GWK lah…126 M, “ujar Sugiri kepada awak media.

Di samping itu sempat juga berbincang dengan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Kadisbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi pada pertengahan Oktober lalu. Yang menjelaskan yangmana saat itu sudah ada desain dan rencana pemanfaatan kawasan monumen reog.

“Monumen Reog Ponorogo ini nanti menjadi ciri khas ataupun simbol, yang mana merupakan karya anak bangsa. Dan ini juga akan melibatkan arsitek-arsitek seluruh Indonesia. Dan ini di sayembarakan, pemenangnya arsitek dari Bali,”ungkap Kadisbudparpora.

Diketahui nantinya selain patung reog yang tinggi menjulang juga akan di bangun museum, di kawasan seluas 5 Hektar. Yang lokasinya ada di bawah podium yang dipijak patung reog.

“Dibawah podium nanti ada museum yang menjadi koleksi peradaban, mulai prasejarah, klasik, kolonialisme, revolusi, reformasi, sampai saat ini. Mulai benda-benda bersejarah yang ada benang merahnya dengan kesejarahan Ponorogo, “ucap Kadisbudpora lagi.

Dikatakan pula, nantinya akan dibangun wahana-wahana penunjang wisata, seperti area glamping dan pusat edukasi yang menjelaskan pengolahan gamping. Dan untuk masalah kapasitasnya sendiri diperkirakan sekitar 2.082 orang yang berkunjung setiap harinya.

Dan mengenai pembangunan tersebut, yang merupakan masuk dalam megaproyek di Ponorogo, anggaran yang dihabiskan sekitar Rp 85-90 miliar.

“Mulai pembangunan November ini. Tentu untuk megaproyek Ponorogo ini, Kabupaten menyiapkan dana Rp 30 miliar untuk membangun fisik, itu pun bukan anggaran yang tidak sedikit. Dari dana itu akan kita bagi dalam tiga tahap. Pada tahun pertama akan dikeluarkan dana Rp 30 miliar, kemudian tahun kedua Rp 25 miliar, dan tahun ketiga Rp 30 miliar, “jelasnya menguraikan.

Sambungnya lagi, “Semoga dengan dana Rp 85 miliar ini, akan terwujud monumen reog dengan podiumnya sebagai museum peradaban. Dengan harapan nantinya dapat menjadi bahan bakar masyarakat meningkatkan perekonomian. Yang kebanyakan saat ini masyarakat sekitar bekerja sebagai penambang, “ucapnya kepada awak media.

Terkait hal tersebut nantinya Pemkab Ponorogo akan terus berbenah, berusaha memperbaiki jalan, terutama yang menghubungkan lokasi wisata, yang dalam hal ini untuk mempermudah mobilitas wisatawan. Yang mana diketahui selain ada Monumen Reog nanti, di Kabupaten Ponorogo tempat wisata lainnya seperti Gua Lowo, Bukit Soeharto, Jembatan Pelangi, Telaga Ngebel, dan desa-desa wisata lainnya, pihaknya akan terus berupaya dalam perbaikan infrastruktur. (w.i)

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!