Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

POTRET

Senyum Bahagia Driver Ojol Korban Curanmor Lantaran Motornya Diketemukan Polisi

badge-check


					Senyum Bahagia Driver Ojol Korban Curanmor Lantaran Motornya Diketemukan Polisi Perbesar

Surabaya,RepublikNews – Ada pemandangan berbeda di Kapas Jaya Gang Buntu, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Kamis (6/7). Sore sekira pukul 15.00 WIB, lima orang Polisi dari Polsek Simokerto blusukan ke kampung ini hingga masuk ke gang yang memiliki lebar hanya 1 meter. Terlihat saat itu ada banyak warga yang mengamati polisi dengan tatapan mata was-was, bahkan ada ibu-ibu mengira bakal ada warga yang akan ditangkap.

Ternyata dugaan tersebut salah. Tujuan polisi datang ke kampung itu ternyata hanya untuk mengunjungi rumah Andre Nur Cahyo. Bapak lima anak ini pada Kamis (6/7) dini hari sekira pukul 2.00, kehilangan sepeda motor Vario L 5390 LF
di depan hotel kawasan Ngagel.

Polisi saat itu ingin memberitahu bahwa sepeda motor tersebut sudah ketemu. Itu ditemukan hanya selisih satu jam setelah dicuri. Kapolsek Simokerto Kompol A. R Dwi Nugroho mengatakan, dalam kasus tersebut menangkap dua pelaku.

Ungkap kasus tersebut bermula ketika dini hari itu pihaknya menerima laporan dari command center ada kejadian pencurian sepeda motor di kawasan Ngagel. Disinyalir pelaku membawa kabur sepeda motor ke wilayah Madura. Akhirnya Kepolisian Rayon 1 melakukan penyelidikan.

“Pukul 03.00 dua pelaku tertangkap di pemukiman wilayah Kampung Seng. Lokasinya belakang Pasar Kapasan. Daerah situ ada jalan tikus yang bisa mengarah ke Jembatan Suramadu,” kata Dwi Nugroho.

Saat penggerebekan itu dilakukan, kata Dwi Nugroho, dua pelaku sedang mengganti plat nomor. Plat sepeda motor yang semula dari wilayah Surabaya diganti menjadi kendaraan dari Pulau Madura. Bisa jadi apabila polisi telat menangkap dua pelaku itu kendaraan mungkin sekarang sudah amblas.

Andre Nur Cahyo mendapat kabar ini terlihat senang. Matanya berkaca-kaca. Dia mengaku bahagia lantaran seperti merasa mendapat mukjizat, sepeda motor yang setiap hari digunakan untuk kerja menjadi ojek online ternyata masih menjadi rezekinya.

“Saya habis kehilangan belum sempat buat laporan polisi. Pikiran saya sudah pusing karena itu kendaraan satu-satunya yang saya miliki. Sampai-sampai, di rumah saya sempat bertengkar sama istri. Makannya, saya betul-betul berterima kasih ke polisi,” ucapnya.

Andre pun meminta menjadikan pengalamannya bagi warga Surabaya. Utamanya, lebih hati-hati jika memarkir kendaraan. Ia mengakui menjadi korban curanmor akibat ceroboh.(Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah

9 Februari 2026 - 19:57 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!