Setiajit Ikuti Fit and Proper Test di Kantor DPD PDI-P Jatim.

Surabaya,RepublikNews.
Bursa Calon Kandidat Bupati Tuban pada tahun 2020 mendatang mematangkan niat seorang Aparatur Sipil Negara di Jajaran Pemprov Jatim.
Setiajit.SH.MM yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM ) Jawa Timur siap mengundurkan diri sebagai Pegawai Negeri Sipil , jika sudah mengantongi rekomendasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU)
“Saya akan mundur dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), kalau sudah proses pendaftaran (KPU) pada bulan Mei tahun depan.” kata Setiajit, dihadapan awak media setelah mengikuti Fit and Proper Test di kantor DPD PDIP Jatim , pada Kamis,19/09/2019.
Setiajit yakin untuk mundur dari ASN karena masa pensiunnya habis pada tahun 2021 , mengabdi pada negara lewat ASN sejak tahun 1983. Berbagai jabatan pernah dia geluti, mulai sebagai kepala dinas hingga menjadi Pj Bupati Jombang dan Plt Bupati Bojonegoro , “saya sudah mengabdi sebagai ASN sekitar 36 tahun .” ujar mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemprov Jatim ini.
Setiajit mengatakan, hasrat maju menjadi calon bupati di Pilkada Tuban sudah muncul sejak 10 tahun lalu. Kala itu, Setiajit yang berpasangan dengan dr.Bambang Suhariyanto kalah saat maju pada Pilkada Tuban tahun 2011, pada saat itu pasangan nomor urut 4 itu mendapatkan suara 44.854 (6.61%)
“Selain dengan partai PDIP, saya sudah komunikasi dengan PKS, Golkar dan juga Partai Gerindra , Karena untuk maju sebagai kepala daerah ini peluangnya memang dengan kendaraan partai.” tambahnya.
“Kabupaten Tuban mempunyai potensi yang luar biasa, namun dalam data masih ada warga tuban hidup dalam garis kemiskinan, saya maju untuk mengentas kemiskinan di kabupaten Tuban.” tekat Setiajit yang pernah menjabat sebagi Kepala Bakorwil Bojonegoro.
Sebagai informasi, Setiajit secara resmi mendaftar sebagai Bacabup Tuban melalui Partai Berlambang Banteng Moncong Putih DPC PDI-P Kabupaten Tuban pada tanggal 08/09/2019 , PDI-P Kabupaten Tuban sendiri memperoleh 5 kursi di DPRD Kabupaten Tuban secara otomatis masih membutuhkan koalisi dengan partai-partai yang lain untuk dapat mengajukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada pilkada serentak tahun 2020 mendatang.
Sesuai jadwal dari KPU bahwa Pilkada serentak tahun 2020 dimulai dari pendaftaran pasangan calon berlangung pada 28-30 April 2010 dan penetapan pasangan calon dijadwalkan pada 13 Juni 2020.(@nt).