ADVETORIALPOTRET

Simulasi Pengamanan Pemilukada di Mojokerto Berlangsung Kondusif

MOJOKERTO | Dalam simulasi pengamanan Pemilukada, polisi berupaya meredam aksi massa salah satu pendukung paslon yang mulai anarkis. Massa yang mulai tak terkendali melempar ke arah petugas.

Untuk membubarkan massa, kendaraan water cannon dikerahkan menyemprotkan air ke kerumunan. Petugas akhirnya berhasil membubarkan massa hingga situasi kembali kondusif.

“Kita melakukan peragaan sistem pengamanan Pemilukada. Operasi Mantap Praja Semeru 2024, yang dimulai Agustus sampai dengan tahap pencoblosan dan pelantikan kepala daerah terpilih,” kata Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, Kamis (15/8/2024).

AKBP Ihram Kustarto mengatakan, sebanyak 1.600 personel gabungan akan dilibatkan dalam pengamanan Pemilukada tersebut. Dirinya berharap, Pilkada Mojokerto berlangsung aman dan damai.

“Semoga Mojokerto aman dan saya pastikan aman itu. Kita ada 1.600 personel, yang artinya terdiri dari TNI/Polri. Penguatan personel juga dari stakeholder terkait untuk pengamanan Pemilukada 2024,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Sine, Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) Kepada 23 KPM

Ia mengungkapkan petugas berupaya meminimalisir potensi konflik dan gangguan keamanan selama tahapan Pilkada. Pihaknya bahkan tak segan-segan untuk menindak tegas terhadap pelaku yang melanggar hukum dan mengganggu stabilitas keamanan dalam pelaksanaan Pemilukada di Kabupaten Mojokerto.

“Indikator daerah rawan potensi konflik Pemilukada, saya pastikan melalui pengamanan ini. Saya akan laksanakan tindakan tegas para pelaku yang melanggar hukum. Saya tidak pandang bulu. Saya pastikan para pelanggar hukum akan saya tindak tegas,” pungkasnya.(etyo)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!