KESEHATAN

Sosialisasi Bahaya Rokok ,KRR dan PHBS Bagi Siswa Sekolah.

Tuban, RepublikNews.

Permasalahan Pada dunia remaja pada usia >10-19 tahun merupakan masalah yang sangat perlu sekali diperhatikan dalam pembangunan di Indonesia, masalah remaja terjadi,ini karena mereka tidak dipersiapkan mengenai pengetahuan tentang aspek yang berhubungan dengan masalah peralihan dari masa anak ke dewasa.
Masalah kesehatan remaja mencakup aspek fisik biologis dan mental, sosial, perubahan fisik yang pesat dan perubahan endokrin/hormonal yang sangat dranatic merupakan pemicu masalah kesehatan remaja serius karena tumbuhnya dorongan motivasi seksual yang menjadikan remaja rawan terhadap penyakit dan masalah kesehatan reproduksi, kehamilan remaja dengan segala konsekuensinya yaitu , hubungan seks pranikah, aborsi,PMS dan RIV AIDS serta Narkotika.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban melalui Bidang Kesehatan Masyarakat, mengadakan Sosialisasi Bahaya Rokok, Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dan PHBS yang diselenggarakan di Aula Aster Dinkes Tuban, pada ,senin,16/09/2019 yang dihadiri oleh perwakilan dari 20 SMA/SMK yang tersebar di Kabupaten Tuban masing-masing 2 orang siswa-siswi Kader UKS/Kader Kesehatan Remaja di SMA/SMK plus 1 orang Guru pendamping, dan sebagai nara Sumber dalam kegiatan ini adalah dr.Mat Suwito.Sp.d dan dr.A.Syaifuddin Zuhri.SPOG.

Baca Juga :  Dukung Kreativitas Pelajar Dalam Berkarya , Kapolsek Rengel Beli Songkok. Iptu Tommy : Produknya Bagus Sama Seperti Yang Ada di Pasaran

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban,dr.H.Bambang Priyo Utomo , dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan pengendalian Penyakit dr.Atiek Supratiningsih menyampaikan bahwa fenomena merokok dikalangan remaja usia sekolah bukan pemandangan asing lagi, berdasarkan data direktorat jenderal penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan bahwa prevalensi remaja terhadap rokok adalah 7% pada tahun 2010 naik menjadi 19%.
“Merokok diatas usia 15 tahun keatas sebanyak 54,1%, sedangkan jumlah keseluruhan merokok pada usia 14-19 tahun sebesar 43,3%, jumlah perokok usia remaja di Indonesia terus meningkat, secara keseluruhan Indonesia peringkat ke 5 di dunia , dibawah china, Amerika serikat, Jepang dan Rusia.” terangnya.

Merokok merupakan salah satu masalah yang sulit dipecahkan, apalagi sudah menjadi masalah Nasional bahkan Internasional, hal ini berkaitan dengan banyak faktor yang saling memicu, ditinjau dari segi kesehatan merokok harus dihentikan, karena menyebabkan kanker dan penyumbatan pembuluh darah yang mengakibatkan kematian, oleh karena itu merokok harus dihentikan sebagai usaha pencegahan sedini mungkin.” pesan Kadis.

Baca Juga :  Dinkes Tuban Gelar Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan dan Cerdas Menggunakan Obat bagi Masyarakat di Kabupaten Tuban Tahun 2021.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemberdayaan remaja sangatlah diperlukan karena sehat adalah karunia Allah SWT yang tidak ternilai harganya, Oleh karena itu marilah kita jaga bersama-sama, kunci utama adalah bentengi diri kita dengan keimanan dan ketaqwaan.” pintanya.(@nt).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!