Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

EKONOMI BISNIS

Strategi Konversi BTC ke Rupiah di Tengah Rencana Pemangkasan Suku Bunga The Fed

badge-check


					Strategi Konversi BTC ke Rupiah di Tengah Rencana Pemangkasan Suku Bunga The Fed Perbesar

Keputusan Federal Reserve (The Fed) terkait suku bunga dapat berdampak signifikan pada harga Bitcoin dan nilai tukar BTC ke rupiah. Penurunan suku bunga, misalnya, sering kali mendorong kenaikan harga Bitcoin.

Prediksi tentang potensi penurunan suku bunga The Fed pada September 2024 berpotensi menjadi faktor positif yang dapat membalikkan tren penurunan harga Bitcoin yang biasanya terjadi pada bulan ini. Bagi investor di Indonesia, konversi BTC ke rupiah menjadi perhatian utama, baik untuk memaksimalkan keuntungan maupun mengurangi risiko kerugian.

Fluktuasi Harga Bitcoin dan Dampaknya pada Konversi ke Rupiah

Sejak 2013 hingga 2022, bulan September sering menjadi bulan yang menantang bagi Bitcoin, dengan koreksi harga yang berkisar antara 5% hingga 15%. Contohnya, pada September 2019, harga Bitcoin turun sekitar 13%, dan pada September 2021, harga Bitcoin anjlok dari US$52.000 menjadi US$41.000. Penurunan harga ini berdampak langsung pada nilai tukar BTC ke rupiah, yang mempengaruhi portofolio investor.

Namun, September tidak selalu buruk bagi Bitcoin. Pada September 2023, misalnya, harga Bitcoin naik sekitar 5% karena meningkatnya minat dari institusi dan kebijakan moneter yang mendukung aset kripto. Kenaikan harga ini tentu menguntungkan bagi investor yang ingin mengonversi BTC ke rupiah, karena nilai tukarnya menjadi lebih tinggi.

Pada September 2024, tren positif berpotensi kembali terbuka jika The Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga pada pertemuan 17-18 September. Penurunan suku bunga ini bisa meningkatkan daya tarik Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Jika momentum kenaikan harga terus berlanjut, Bitcoin bisa mendekati US$100.000, yang tentu akan menguntungkan konversi BTC ke rupiah.

Selain itu, efek dari halving Bitcoin yang terjadi pada April 2024, di mana reward block berkurang dari 6,25 menjadi 3,125 BTC, juga mulai terasa pada bulan ini, menciptakan tekanan beli yang lebih tinggi.

Waspadai Volatilitas dan Risiko

Namun, investor harus tetap waspada terhadap volatilitas harga yang mungkin meningkat karena ketidakpastian ekonomi global dan potensi skandal Ponzi kripto. Dengan harga Bitcoin diprediksi berada di kisaran US$58.000 hingga US$65.000, konversi BTC ke rupiah akan sangat bergantung pada fluktuasi ini.

Jika Bitcoin menembus US$65.000, harga bisa mendorong ke US$70.000, sementara penurunan di bawah US$58.000 dapat membawa harga ke zona support sekitar US$53.000. Investor perlu memantau keputusan The Fed dan tren harga Bitcoin untuk mengoptimalkan nilai konversi BTC ke rupiah.

Tentang Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Baca Lainnya

Anak Singkong di Little Tokyo

19 November 2024 - 16:50 WIB

Trading Bebas Swap di Dupoin: Semua yang Perlu Anda Ketahui

19 November 2024 - 14:12 WIB

Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime

18 November 2024 - 13:50 WIB

Port Academy Adakan Diklat IMDG Code di Tanjung Redeb, Tingkatkan Kompetensi Penanganan Barang Berbahaya di Pelabuhan

15 November 2024 - 03:17 WIB

Vishnu, Perjalanan dari Penjaga Pos Parkir hingga Peraih Penghargaan Personal Development di JCI Badung Bali

11 November 2024 - 20:36 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS
error: Content is protected !!