Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INTERNASIONAL

Tekanan Presiden Dunia, Berhasil Bawa Rusia Ajak Pertemuan Armenia dan Azerbaijan

badge-check


					Tekanan Presiden Dunia, Berhasil Bawa Rusia Ajak Pertemuan Armenia dan Azerbaijan Perbesar

Armenia, RepublikNews – Tekanan halus Pendiri dan Presiden the World Peace Committee 202 Negara HE Mr Djuyoto Suntani untuk memberi kemerdekaan kepada Nagorno-Karabakh, telah mendorong Rusia mengundang Menteri Luar Negeri Armenia dan Menteri Luar Negeri Azerbaijan bertemu di Moskow, Rusia.

“Pancingan Diplomasi Tingkat Tinggi Presiden the World Peace Committee HE Mr Djuyoto Suntani untuk memberi Kemerdekaan Nagorno-Karabakh sukses membawa Rusia mengundang Menteri Luar Negeri Armenia dan Menteri Luar Negeri Azerbaijan duduk berunding di Kota Moskow,” jelas Deputi Presiden the World Peace Committee untuk Kawasan Kaukasus HE Madam Susanna Gasparyan di Yereven, Armenia (9/10/2020).

Seperti diberitakan sebelum
ini, pada 7 Oktober 2020, untuk menyelesaikan perang Armenia Vs Azerbaijan, Presiden The World Peace Committee HE Mr Djuyoto Suntani mengirim Surat Khusus memberi Kemerdekaan Nagorno-Karabakh kepada Presiden Nagorno-Karabakh, dengan tembusan kepada Presiden Rusia, Presiden Armenia, Presiden Azerbaijan dan Presiden Turki.

Tekanan halus ini yang membuat Presiden Rusia mengundang Armenia dan Azerbaijan bertemu di Moskow (9/10/2020). Dulu Negara Rusia, Armenia dan Azerbaijan tergabung dalam Satu Negara Uni Soviet.

“Presiden Rusia terpanggil untuk menyelesaikan konflik Armenia dan Azerbaijan karena Presiden the World Peace Committee ambil solusi cerdas dengan memberi kemerdekaan pada Nagorno-Karabakh,” jelas Sekretaris Jenderal the World Peace Committee 202 Negara Prof Dr Francesco Paolo Scarciolla di Kota Matera, Italia, Eropa (9/10/2020). (red)

Reporter: Team Media WPC’202

Baca Lainnya

Tanpa Teks Dan Lantang Presiden Prabowo Sebut Nama & Jabatan Puluhan Tamu Negara

21 Oktober 2024 - 06:44 WIB

​Island Media Peroleh Investasi Kemitraan Strategis dari ​Juicebox, Digital Agency Berprestasi Tahun Ini di ​Australia

8 November 2023 - 20:32 WIB

AnyMind Group Berekspansi ke Korea Selatan

7 November 2023 - 15:15 WIB

Sifu Maurice Novoa: Sekarang Sang Guru dengan Warisan Wing Chun Terbanyak

20 Oktober 2023 - 15:38 WIB

Gandeng Islandia, Kolaborasi Konsultan Lokal Untuk Pengembangan Panas Bumi Negeri

9 Oktober 2023 - 11:25 WIB

Trending di INTERNASIONAL
error: Content is protected !!