Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INTERNASIONAL

Terima Dubes Denmark HE Lars Bo Larsen, Wagub Emil Perluas Peluang Kerjasama Kemaritiman

badge-check


					Terima Dubes Denmark HE Lars Bo Larsen, Wagub Emil Perluas Peluang Kerjasama Kemaritiman Perbesar

Surabaya, RepublikNews – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dadakber kesempatan menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Denmark HE Lars Bo Larsen diGedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (3/12).

Kedatangan Dubes Denmark HE Lars Bo Larsen ke Jatim itu ingin menjajaki peluang kerjasama di sektor kemaritiman dengan Pemprov Jatim. Apalagi, Kota Surabaya dinilai Pemerintah Denmark sebagai basis kemaritiman di Indonesia.

“Jawa Timur memiliki modal penting karena disini terdapat PT PAL Indonesia yangmampu membuat peralatan kapal maupun alat alat militer kemaritiman,” kata Wagub JatimEmil Dardak.

“Jika Jatim dan Denmark bisa mempererat hubungan dan kerjasama ini, saya yakinakan meningkatkan potensi ekonomi yang berasal dari sektor kemaritiman kita,” imbuhnya.

Selain sektor kemartiman, dalam pertemuan tersebut juga membahas peluang kerjasama energi terbarukan. Termasuk rantai pasok dingin yang bisa dimanfaatkan di sektor agriculture, perikanan serta distribusi vaksin medis.

“Oleh karenanya, bagaimana energi terbarukan ini bisa membuat rantai pasok lebihefisien,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, dirinya pun menjelaskan, bahwa kinerja perdagangan Jatim-Denmark selama kurun waktu 2016-2020 menunjukkan surplus bagi Jatim. Dari Januari – Juni2020, nilai ekspor Jatim ke Denmark tercatat sebesar US$ 41.87 juta atau sekitar Rp. 591milliar. Sedangkan impornya sebesar US$ 11.07 juta atau sekitar Rp. 156 milliar. Sehingga bisa dikatakan surplus sebesar US$ 30.8 juta atau sekitar Rp. 435 milliar.

Adapun komoditas ekspor dari Jatim ke Denmark berupa kayu, barang dari kayu, alaskaki, kendaraan dan bagiannya, perabot dan penerangan rumah, dan bahan kimia organik.

Sedangkan komoditas impor utama Jawa Timur dari Denmark berupa bubutkayu/pulp, perekat, enzim, mesin-mesin atau pesawat mekanik, dan alumunium. Denmark berada di urutan ke-29 sebagai negara tujuan ekspor dari Jawa Timur.

Dalam pertemuan itu, juga dibahas peluang kerjasama di sektor medis dan kerjasama penelitian. Bahkan, Emil juga memberikan garansi kemudahan investasi kepada Denmarkagar menanamkan investasi di Jatim.

“Semoga kedatangan Dubes Denmark memberikan pertanda hubungan yang terjalinselama ini bisa diperkuat dan dipererat melalui peluang-peluang kerjasama kedua negara,”terangnya.

Dalam kunjungannya ke Jatim, HE Lars Bo Larsen menyampaikan, bahwa kunjungannya ke Jatim ingin mempererat hubungan kedua negara. Jatim merupakan negaradengan perekonomian terbesar kedua setelah Jakarta. Oleh karena itu, peluang kerjasama bisalebih diperluas. Pihaknya menyambut baik tawaran Wagub Jatim yang akan mempermudah jika adapengusaha yang ingin melakukan investasi di Jatim.

“Kami akan menghimpun dan mencatat peluang apa saja yang bisa dikerja samakan oleh kedua negara baik Denmark dengan Indonesia khususnya Jatim,” tutupnya

Reporter: Risun, Biro Surabaya
(Harisun)

Baca Lainnya

Tanpa Teks Dan Lantang Presiden Prabowo Sebut Nama & Jabatan Puluhan Tamu Negara

21 Oktober 2024 - 06:44 WIB

​Island Media Peroleh Investasi Kemitraan Strategis dari ​Juicebox, Digital Agency Berprestasi Tahun Ini di ​Australia

8 November 2023 - 20:32 WIB

AnyMind Group Berekspansi ke Korea Selatan

7 November 2023 - 15:15 WIB

Sifu Maurice Novoa: Sekarang Sang Guru dengan Warisan Wing Chun Terbanyak

20 Oktober 2023 - 15:38 WIB

Gandeng Islandia, Kolaborasi Konsultan Lokal Untuk Pengembangan Panas Bumi Negeri

9 Oktober 2023 - 11:25 WIB

Trending di INTERNASIONAL
error: Content is protected !!