Terkait Dugaan Proyek Fiktif Normalisasi Saluran Air 2018,Warga Dusun Kates Akan Melaporkan Mantan Kepala Desa

Jombang, RepublikNews – Dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) melalui proyek normalisasi saluran air tahun 2018 yang terletak di Dusun Kalanganyar (Kates), Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Beberapa Warga Dusun Kalanganyar (Kates), berencana akan melaporkan mantan Kepala Desa H. Umar Fauzi ke pihak berwajib. Pasalnya ada warga yang merasa dirugikan terkait proyek tersebut.
Menurut warga, proyek nornalisasi saluran air di Dusun Kalanganyar tidak ada, karena kami tidak pernah mengetahui proyek tersebut. Dan lucunya lagi, ada kabar kalau salah satu warga yang sudah meninggal (Kasmun_red) ikut mengerjakan proyek tersebut, sedangkan Kasmun sudah lama meninggal dunia (Sekitar 3 Tahun_red), tapi namanya tercantum dan mendapatkan gaji.
“Masak ada orang yang sudah meninggal bisa ikut kerja dan mendapat gaji, kan tidak masuk akal. Untuk itu kami dari perwakilan warga dusun Kalanganyar akan meminta LPJ ke pihak desa terkait proyek tersebut, karena kami khawatir ada nama pekerja yang tidak sesuai dengan laporan yang dicantumkan,” tambahnya.
Menanggapi kabar tersebut, pemerintahan Desa Kedungbetik melalui Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Sugeng Winarno didampingi Plt Kepala Desa Darto menyampaikan berita yang beredar tersebut tidak benar, karena bisa disurvei ke lapangan kalau itu dianggap fiktif. Kemudian dari daftar pekerja yang ada, itu semua masih hidup. Insyaallah Desa Kedungbetik selama ini masalah fisik tidak pernah ada celah, bahkan ada pengembangan.
“Karena teman-teman di tim itu memberdayakan gotong royong antara kita dengan masyarakat,” pungkasnya.
Anggota Badan Pengawas Desa (BPD), SN saat ditemui menyampaikan tidak mengetahui adanya proyek normalisasi saluran air di dusun Kalanganyar (Kates). Untuk itu, kami dari BPD akan mendampingi warga untuk klarifikasi terkait permasalahan ini.
“Jangan sampai permasalahan ini berlarut-larut, agar tercipta suasana kondusif di Desa Kedungbetik,” imbuhnya. (Pur)