Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

POTRET

Ternyata Ada Ritual Khusus Di Bersih Desa Kelurahan Mangge

badge-check


					Ternyata Ada Ritual Khusus Di Bersih Desa Kelurahan Mangge Perbesar

MAGETAN | Ditemani aroma dupa yang menyengat serta alunan tembang Jawa, warga masyarakat beserta Pemerintah Kelurahan Mangge Kecamatan Barat Kabupaten Magetan Jawa Timur berbondong-bondong datang melaksanakan ritual bersih desa di “punden sendang mangge mbah Dimo”, Selasa (22/8/2023).

Dari warga yang datang terutama ibu-ibu semua membawa “buceng” atau berkat yang ditaruh dalam wadah. Yang nantinya disajikan dalam selamatan atau kenduri bersama warga masyarakatnya. Itu pun sesudah dalam pelaksanaan doa bersama yang dibuka oleh sesepuh desa.

Disamping itu, ada ciri khas tersendiri (ritual khusus) dalam pelaksanaan bersih desa. Yakni dari pantauan terlihat tampak warga silih berganti menaruh sesaji berupa kembang atau nyekar dengan posisi berdoa di punden sendang Mangge Mbah Dimo yangmana dipercaya sebagai tempat sakral sesepuh desa,

Diketahui, pelaksanaan bersih desa yang digelar di punden tersebut merupakan awal dari rangkaian acara ritual yang dilaksanakan. Dimana dihari selanjutnya Kamis (24/8/2023) juga ada pelaksanaan bersih desa ditempat berbeda, yakni dilingkungan “punden dukuh karang”. Selanjutnya dihari puncak acara atau kegiatan akhir juga adakan acara bersihan di “lingkungan candi”, tepatnya di dalam pasar Kelurahan Mangge, Sabtu (26/8/2023). Serta juga ada pagelaran wayang kulit dimalam harinya. Sebagaimana keterangan tersebut disampaikan Bayu Prasetyo, Kepala Kelurahan Mangge saat pertemuan.

Dari keterangannya juga disampaikan bahwasannya, sebelum hari pelaksanaan bersih desa, malamnya adakan doa bersama dari pemerintah kelurahan dan warga masyarakat dibalai pertemuan Kelurahan Mangge. Dan pula mengenai kegiatan bersih desa yang diadakan, selalu pelaksanaannya disetiap bulan Agustus.

“Untuk kegiatan bersih desa di Kelurahan Mangge ini, setiap tahunnya diadakan pasti di Bulan Agustus, “Kata Bayu Prasetyo saat ngobrol berdampingan.

Dalam kesempatan itu pula, dikatakan mengenai adat tradisi desanya, memang masih memegang teguh nilai-nilai budaya leluhur. Yang diharapkan dari semua kegiatan ritual bersih desa yang diadakan, dibersihkan dari hal-hal negatif yang mengganggu.

“Harapan kita dari pelaksanaan bersih desa ini, menjadi simbol agar desa kami dibersihkan dari hal-hal negatif yang mengganggu dalam kehidupan sehari-hari, “Ucapnya sambil menikmati alunan tembang Jawa yang diiringi penari tayub.

Di sisi lain dari masyarakat yang hadir, antusias ikut menyaksikan jalannya acara bersih desa dengan mempertontonkan seni tayub atau gambyong, juga hadir Forkopimca Barat yang turut menyaksikan. (w.i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah

9 Februari 2026 - 19:57 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!