Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BUDAYA

“Tontonkan Hiburan Gambyong” Di Acara Bersih Desa Dukuh, Bendo

badge-check


					“Tontonkan Hiburan Gambyong” Di Acara Bersih Desa Dukuh, Bendo Perbesar

Magetan,Republiknews-Tak asing di wilayah Kabupaten Magetan dalam memasuki Bulan Suro di Kalender Jawa semua banyak menggelar Tradisi Bersih Desa, mulai dari melaksanakan do’a bersama, kenduri, mengirim sesaji, bahkan juga ada pertunjukan hiburan seperti gambyong, reog, maupun wayang.

Seperti halnya yang dilakukan Desa Dukuh Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan Jawa Timur, dalam menggelar ritual bersih desa bersama warga masyarakat dan perangkat desanya, berupa kenduri dan mengirim sesaji dalam do’a bersama di dua punden, yaitu “Punden Etan dan Punden Kulon” pada Kamis (18/8/2022) siang.

Adapun ke dua punden tersebut merupakan punden leluhur atau sesepuh desa tersebut. Yang dalam awal pelaksanaannya di mulai dari Punden Etan yang berlokasi di RT 2 RW 1, wilayah kamituwo 1. Kemudian lanjut ke Punden Kulon yang berada di RT 13 RW 2, wilayah kamituwo 2. Ke duanya pelaksanaan ritual sama yaitu do’a bersama, kenduri, dan hiburan “gebyar gambyong” tarian adat.

Diketahui sebelum acara di gelar, malamnya menjelang bersih desa diadakan pengajian atau doa bersama di balai pertemuan desa. Dengan tujuan untuk mendo’akan leluhur terutama kepada pemimpin desa yang terdahulu sampai yang menjabat sekarang. Yang mana hal tersebut di sampaikan Guritna selaku Kepala Desa Dukuh di lokasi bersih desa saat ditemui awak Republik News.

Menurutnya pula, tradisi bersih desa yang rutin tahunan di bulan suro adakan bersama warga sebagai ungkapan rasa syukur atas rahmat dan hidayatnya.
“Bersih desa yang kami adakan ini dari selamatan atau upacara adat seperti sesaji yang berasal dari warga untuk menyumbangkan makanan atau kenduri. Ini sebagai simbol supaya desa kami di bersihkan dari hal-hal negatif yang mengganggu dalam kehidupan sehari-hari, “tutur Guritna.

Di akhir pembicaraan dari semua yang di sampaikan Kepala Desa Dukuh berharap semoga seluruh warga masyarakat di beri kesehatan dan menjadikan desa yang aman, tenteram, dan gemah ripah loh jinawi, “katanya kepada awak Republik News di akhir pertemuan.

Perlu diketahui juga acara bersih desa yang di selenggarakan, masyarakat yang datang sangat antusias dan semangat, mulai dari mengikuti di awal acara yaitu do’a bersama sampai penyuguhan hiburan “gebyar gambyong” yang di pertontonkan.

(w.i)

Baca Lainnya

Hanoman Obong, Semarakkan HUT Ke 80 Republik Indonesia

24 Agustus 2025 - 19:55 WIB

Penanaman 294 Pohon Alpukat dalam Program Gabung Aksi LindungiHutan di Semarang

8 Maret 2024 - 16:36 WIB

Pertunjukan ‘The Beauty of China’ Sukses Awali Tahun Baru Imlek

19 Februari 2024 - 10:11 WIB

Pemdes Kupang Adakan Sedekah Bumi Untuk Melestarikan Adat Jawa

17 Februari 2024 - 17:58 WIB

BAYWALK MALL RAYAKAN TAHUN NAGA KAYU DENGAN MENGGELAR EVENT “THE GLORIOUS ORIENTAL” ACARA TAHUN BARU IMLEK SPEKTAKULER DI JAKARTA

29 Januari 2024 - 18:08 WIB

Trending di BUDAYA
error: Content is protected !!