Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Tumbal Jalan Rusak Berjatuhan. Kinerja PUPR Magetan Di Pertanyakan !

badge-check


					Tumbal Jalan Rusak Berjatuhan. Kinerja PUPR Magetan Di Pertanyakan ! Perbesar

Magetan, RepublikNews – Mungkin sudah tak asing lagi bagi warga pengguna jalan yang melintas di sepanjang jalur Kawedanan – Maospati, Takeran – Magetan, maupun jalur Lembeyan – Kawedanan, juga sepanjang jalur Nguntoronadi, yang merasakan ketidak nyamanannya di dalam berkendara.

Kondisi jalan yang rusak (jalan berlubang, tidak rata, dan bergelombang), masih menuai keluhan masyarakat ketika melewati jalur jalur tersebut. Bahkan telah banyak terjadi insiden kecelakaan yang mengakibatkan luka serius bahkan meninggal dunia.

Dari pantauan titik jalan dengan kerusakan parah pada Minggu (2/4/2023) yaitu sepanjang jalur Kawedanan – Lembeyan, dimana sepanjang dari jalan raya tersebut terdapat banyak lubang, bergelombang dan berbagai kerusakan parah yang diduga akibat kurang pasnya tehnis konstruksi dengan kondisi tanah yang ada.

Sedangkan jalur lain, antara Goranggareng – Takeran juga banyak terdapat lubang-lubang akibat pelebaran jalan (cor) yang sudah rusak.

Keadaan yang sama juga terjadi di antara Kawedanan -Maospati, dimana terpantau adanya beberapa titik kerusakan yang lumayan parah, terutama dijalur wilayah Belotan dan beberapa titik di komplek AURI.

Dari pengakuan beberapa pengguna jalan yang lewat, kebanyakan mengungkapkan ketidakpuasan dari kondisi jalan yang ada. Mulai dari lamanya perbaikan yang tak kunjung dilaksanakan, sampai pengungkapan jalan yang hanya di tambal saja dan segera rusaknya penambalan usai pengerjaan.

“Ini jalan gak tahu mas….sampai kapan diperbaiki. Padahal seingat saya sudah lama, sepanjang jalur jalan raya Bendo sampai Maospati seperti ini. Apalagi kalau malam penerangan juga kurang, rawan kecelakaan mas”, Ungkap seorang warga desa Bendo.

Komentar lain juga diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat yang tinggal di desa Setren, kecamatan Bendo. Ia mengungkapkan kekecewaan dari kondisi jalan yang sudah lama rusak dan belum ada perbaikan maksimal, dikatakannya bahwa pengaduan ke Dinas terkait juga sudah diupayakan untuk perbaikan sepanjang jalur tersebut.

“Saya sudah sering mengingatkan dan juga ketemu dari Kepala Dinasnya, supaya jalan tersebut diperhatikan, apalagi disekitaran komplek AURI kondisi jalan yang rusak. Sampai kemarin itu ada yang menanam pohon di sekitaran komplek tersebut. Tapi anehnya tanggapan dari Kepala Dinas PUPR katanya sudah masuk dalam program, entah program tahun kapan. Yang jelas kalaupun di tahun 2023 ini, harusnya sudah ada survei, tapi kayaknya belum ada dilakukan survei”. Ungkapnya.

“Yang jelas harapan saya ke depan harus di tutup dengan Hot mix total”, Kata tokoh yang enggan disebut namanya tersebut.

Sementara, ungkapan kekecewaan juga dilontarkan Sarno pengguna jalan yang mengaku warga desa Pupus, “Jalan rusak mulai jalan raya di desa Teladan sampai Lembeyan, sepanjang tersebut rusak parah mas…Sampai kemarin terjadi laka, jatuh akibat jalan lubang, tidak satu dua kali terjadi laka seperti itu, kenapa tidak sepenuhnya jalur jalan tersebut diperbaiki, gak cuma di tambal-tambal, apalagi mau menjelang Hari Raya Idul Fitri jelas pengguna jalan semakin banyak”, Terangnya.

Sampai berita ini diturunkan, awak RepublikNews belum bisa mendapatkan keterangan dan tanggapan dari pihak DPUPR perihal keluhan masyarakat tersebut. (w.i)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!