Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

Ujicoba Cashless bagi Penyadap Getah Pinus DiPerhutani KPH Lawu Ds

badge-check


					Ujicoba Cashless bagi Penyadap Getah Pinus DiPerhutani KPH Lawu Ds Perbesar

Ponorogo,Republiknews – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds., bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Ponorogo, memberikan kesempatan bagi tenaga penyadap getah pinus untuk membuka rekening baru.

Kegiatan ini merupakan  rangkaian uji coba pembayaran cashless sistem bagi penyadap getah. Uji coba cashless sistem berlangsung di Tempat Penampungan Getah (TPG) Bolo petak 83c, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Guyangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ponorogo Barat, Kabupaten Ponorogo, Kamis (22/09).

Hadir dalam kesempatan itu Direktur Keuangan Kantor Pusat (Kanpus) Kemal Sudiro, Kepala Departemen (Kadep) Keuangan Kanpus Wahyudin, Kadep Keuangan Divisi Regional Jawa Timur (Jatim), Nur Budijono, Adminstratur/KKPH Lawu Ds., Loesy Triana, Funding officer (FO) Fitra Marchella Putri Bank BRI Cabang Ponorogo, serta dihadiri sejumlah tenaga penyadap getah pinus KPH Lawu Ds.

Administratur KPH Lawu Ds., Loesy Triana mengatakan pembukaan rekening bagi penyadap getah, merupakan salah satu prosedur dalam rangka pembayaran secara cashless. Selain itu guna mempermudah mitra penyadap dalam menerima uang hasil sadapan.

“Perhutani bekerjasama dengan BRI menerapkan metoda cashless melalui BRILink sehingga lebih efisien,” ujar Loesy Triana.

“Kita harapkan dengan metode pembayaran melalui BRILink, pembayaran upah sadapan akan lebih mudah, lebih cepat dan tentunya lebih aman sehingga, bisa memicu semangat tenaga penyadap, bahwa hasil kerjanya juga sudah masuk tabungan, sewaktu-waktu kapanpun bisa diambil sendiri,” pungkas Loesy.

Direktur Keuangan Kemal Sudero mengatakan, “Nantinya semua tenaga penyadap getah tidak lagi menerima uang tunai dalam pembayaran getah pinus yang disetor oleh Perhutani tapi langsung masuk ke rekening bank masing-masing penyadap.”

Kemal berharap dari hasil tabungan sadapan semoga para penyadap getah dapat mempunyai tabungan, sehingga bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup sewaktu-waktu bisa di ambil, baik untuk bayar sekolah dan tabungan hari tua.

Sementara itu, FO BRI Fitra Marchella Putri mengatakan, “BRI siap bekerjasama dengan Perhutani, cashless sistem (non tunai/red) ini dapat mempermudah semua pihak dalam bertransaksi, kita juga siap melayani 24 jam tarik tunai melalui ATM (Anjungan Tunai Mandiri).

“Kita berharap ke-depan semua petani, tenaga penyadap bisa memiliki buku tabungan sendiri, selain menabung  nantinya penyadap juga mempunyai hak, ikut undian Simpedes (Simpanan Pedesaan/red),” tutup Fitra Marchella Putri. @red

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!