Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

Wali Kota Probolinggo: Semua Kelurahan Di Kota Harus Tangguh Bencana

badge-check


					Wali Kota Probolinggo: Semua Kelurahan Di Kota Harus Tangguh Bencana Perbesar

Probolinggo, RepublikNews – Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin menyerahkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Kelurahan Sukoharjo, yang didapuk menjadi Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) tingkat Pratama Provinsi Jawa Timur, Selasa (20/10).

Ia berharap semua kelurahan di Kota Probolinggo bakal menjadi keltana. Seperti yang di tulis oleh portal Probolinggo, Habib Hadi sebagai wali kota Probolinggo juga menjelaskan bahwa,
“Pak Kalaksa BPBD, Pak Gito (Sugito Prasetyo) semua kelurahan di Kota Probolinggo harus siap seperti Sukoharjo ini.

Semua harus menjadi Kelurahan Tangguh Bencana,” pesan Wali Kota Habib Hadi, saat penyerahan penghargaan di Aula Kelurahan Sukoharjo di Jalan Lumajang.

Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) adalah kelurahan yang memiliki kemandirian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana serta mampu memulihkan diri dengan cepat setelah bencana terjadi.

“Alhamdulillah Kelurahan Sukoharjo sudah membuktikan warganya terlibat berperan aktif, mudah-mudahan ditiru kelurahan lain di Kota Probolinggo. Karena semangat kebersamaan inilah kunci keberhasilan,” imbuh Habib Hadi.

Wali kota pun mengapresiasi warga dan seluruh elemen di Kelurahan Sukoharjo yang terlibat atas kesuksesan ini. Piala dan penghargaan yang diterima di Grahadi akhirnya diserahkan kepada Lurah Sukoharjo dan Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB).

“Penghargaan ini sebagai spirit saling bahu membahu untuk Kota Probolinggo. Tentunya, di masing-masing kelurahan punya potensi, tantangan dan rintangan maka jadikan itu sebagai semangat tapi jangan terlena karena ada hal-hal yang harus diantisipasi,” jelasnya.

Ia meminta camat dan BPBD mencari kendala di kelurahan, jika kawasan rawan banjir maka harus disiapkan sumur resapan sehingga tidak lagi terjadi banjir. Pemerintah melakukan langkah maka masyarakat harus ikut menjaga lingkungan dan sama-sama melakukan yang terbaik.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Habib Hadi juga mengingatkan masyarakat tidak lengah menjaga kedisiplinan protokol kesehatan. “Jaga kesehatan diri sendiri. Ingatkan orang disekitarnya untuk memakai masker dari pada kena operasi yustisi,” tegasnya.

Kegiatan yang diakhiri pemotongan tumpeng itu dihadiri Asisten Pemerintahan Paeni, Kepala BPBD Sugito Prasetyo, Kepala Bappeda Litbang Rey Suwigtyo, Camat Kanigaran Agus Riyanto.

Reporter :
Suatman
Kabiro Probolinggo

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!