Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Warga Kablukan Bangilan Tuban Alami Kekerasan Oleh Orang Tak Dikenal.

badge-check


					Warga Kablukan Bangilan Tuban Alami Kekerasan Oleh Orang Tak Dikenal. Perbesar

Tuban, RepublikNews.

Seorang pria warga Desa Kablukan Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban , Muhajir Bin H.Sholeh (42) mendapatkan perlakuan kekerasan yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal , dalam kejadian tersebut korban mengalami luka Robek di dahi tengah , Jumat.03/07/2020 malam.

Hal itu terjadi di Jalan Simpang 3 , tepatnya di warung kopi depan Masjid At-Taqwa Desa Kablukan Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban sekitar pukul 21.30 Wib.

Pada media RepublikNews , Muhajir Bin H.Sholeh menceritakan peristiwa yang terjadi pada dirinya. Bahwa pada malam itu dirinya menghadiri pertemuan dalam rangka membahas petisi yang bertujuan untuk menyampaikan kepada Kapolres Tuban terkait adanya oknum polisi Anggota Polsek Bangilan berinisial BS agar dicopot jabatannya sebagai polisi karena indikasi dugaan adanya menyalahgunakan tugasnya kekerasan, keresahan dan ketakutan warga akibat ulah oknum BS.

Baca juga :

https://www.republiknews.id/2020/07/05/oknum-polisi-polsek-bangilan-rasa-polda-dipetisi-warga-supaya-dicopot/

“Malam itu ada pertemuan membahas Petisi tentang Oknum BS yang diinginkan warga supaya dicopot sebagai polisi , nah pada saat semua sudah ngumpul didalam, saya keluar untuk memantau.” cerita Muhajir.04/07/2020 di rumahnya.

Ditambahkan oleh Muhajir , saat dirinya lagi asyik menyalakan bediang (api unggun kecil-Red) itu , ada dua sepeda motor satu ke kiri satu lagi ke kanan , salah satu pengemudi motor dikenali olehnya meskipun mukanya agak ditutupi sarung .

“beberapa saat kemudian sepeda motor yang satunya berhenti dan bertanya pada saya , mas ape takok ( mas mau tanya-Red) pas saat saya menoleh orang yang membonceng motor itu langsung menghantam muka saya pakai batu itu” terangnya sambil menunjukkan sebuah batu yang disimpan dirumahnya sebagai barang bukti.

Atas kejadian tersebut , Muhajir malam itu juga melaporkan kasus kekerasan yang menimpanya ke Polsek Bangilan , diterima oleh Bripka Gendut Kurianto.

Dalam laporan tersebut , Muhajir juga dibuatkan surat pengantar nomor B/01/VII/2020/Polsek yang ditujukan kepada Kepala Puskesmas Bangilan perihalnya Permintaan Visum et repertum.

Muhajir Bin H.Sholeh pada media RepublikNews menyampaikan akan membawa perkara ini ke Polres Tuban bila perlu akan ke Polda Jawa Timur.(@nt) Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!