Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BUDAYA

Warga Komunitas Perantau Ponorogo Ramaikan Halal Bihalal Dengan Kesenian Reog Ponorogo

badge-check


					Warga Komunitas Perantau Ponorogo Ramaikan Halal Bihalal Dengan Kesenian Reog Ponorogo Perbesar

Ponorogo,RepublikNews – Idul Fitri atau Lebaran merupakan hari kemenangan bagi umat Muslim. Selain melakukan silaturahmi atau halal bi halal saling mengunjungi teman, tetangga, dan sanak saudara untuk saling bermaaf-maafan.

Ada beberapa kegiatan yang sudah menjadi tradisi lebaran bagi masyarakat Indonesia. Seperti halnya acara Pagelaran reog Ponorogo yang bertempat di lapangan kecamatan Badegan kabupaten Ponorogo yang di gelar oleh komunitas masyarakat perantauan Ponorogo-Jakarta.

Acara ini di adakan setiap hari raya Idhul Fitri sebagai rasa syukur dan temu kangen sesama perantau. Mereka rela iuran untuk menangung biaya demi terselenggaranya Pagelaran reog Ponorogo ini.

Ketua Komunitas Heru dan Anto dari Perantauan Tanjung Priok Jakarta Utara saat di konfirmasi wartawan RepublikNews mengatakan,”ini acara gabungan dari masyarakat phonology yang merantau ke Jakarta, kita secara bersama-sama mengeluarkan kocek dari teman, saudara yang merantau demi untuk terciptanya kerukunan bersama.

Heru menambahkan, diadakannya kegiatan halal bihalal tersebut adalah untuk merekatkan tali silaturahmi para anggota Perantau selain itu dalam kegiatan tersebut sekaligus memberikan arahan untuk tidak melupakan sejarah. “Kita jangan sampai lupa dengan sejarah. Dimanapun kita lahir, suku apapun orang tua kita, kita tidak boleh lupa, kita berada di Negara yang berazaskan Pancasila, yang mana didalamnya banyak keragaman suku dan budaya. Oleh sebab itu, kita jangan merasa malu dengan budaya kita dan bahasa kita”, ujarnya.

Acara di dukung oleh kepala desa baru dari Badegan, Didik Suyanto, juga hadir tamu undangan dari polsek dan koramil kecamatan Badegan kabupaten Ponorogo. Dalam acara di gelar tari Jatil Bujang Ganong Jadak Merak dari Gruop Reok yang di mainkan oleh gruop anak anak komunitas perantauan. (gondol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hanoman Obong, Semarakkan HUT Ke 80 Republik Indonesia

24 Agustus 2025 - 19:55 WIB

Penanaman 294 Pohon Alpukat dalam Program Gabung Aksi LindungiHutan di Semarang

8 Maret 2024 - 16:36 WIB

Pertunjukan ‘The Beauty of China’ Sukses Awali Tahun Baru Imlek

19 Februari 2024 - 10:11 WIB

Pemdes Kupang Adakan Sedekah Bumi Untuk Melestarikan Adat Jawa

17 Februari 2024 - 17:58 WIB

BAYWALK MALL RAYAKAN TAHUN NAGA KAYU DENGAN MENGGELAR EVENT “THE GLORIOUS ORIENTAL” ACARA TAHUN BARU IMLEK SPEKTAKULER DI JAKARTA

29 Januari 2024 - 18:08 WIB

Trending di BUDAYA
error: Content is protected !!