Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Warga Pajar Agung keluhkan Pelayanan Pengobatan Gratis Lansia UPT Puskesmas Kenali

badge-check


					Warga Pajar Agung keluhkan Pelayanan Pengobatan Gratis Lansia UPT Puskesmas Kenali Perbesar

Lampung Barat,RepublikNews – Sejauh ini pelayanan kesehatan yang kerap kali menjadi salah satu misi maupun visi pemerintahan kabupaten Lampung Barat serta salah satu program andalan, ternyata di lapangan masih saja banyak keluhan dan rasa kecewa yang dirasakan masyarakat.

Masyarakat kecewa terhadap pelayanan medis yang di lakukan oleh pegawai di UPT Puskesmas Kenali,yang semestinya bertugas dan stanby melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

Hal itu di sampaikan beberapa masyarakat Pekon (Desa), Pajar Agung, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung ketika Pihak UPT Puskesmas kenali menggelar Pengobatan geratis di Pekon Pajar Agung kepada masyarakat.

Akibat dari buruknya pelayanan yang diberikan oleh puskesmas ia menceritakan harus pulang tanpa menerima pelayanan kesehatan yang semestinya.

“Kejadiannya pada hari Kamis (27/02/2020) lalu yang mana Pihak UPT Puskesmas Kenali menggelar Pengobatan geratis kepada ibu ibu Lansia untuk masyarakat pekon Pajar agung.sesampainya disitu memang ada penanganan dari perawat yang sedang bertugas, namun sejak masuk pada pukul 08.00 Wib hingga pukul 10.00 Wib,tidak dapat pemeriksaan dari petugas kesehatan hingga akhirnya warga berbondong-bondong kembali pulang” ungkap beberapa masyarakat Pekon Pajar agung Sabtu (28/02/2020).

Mereka masing-masing sangat kecewa terhadap kurangnya pelayanan kesehatan tersebut, mereka sangat berharap kepada pihak pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersikap tegas kepada pegawai maupun petugas medis yang tidak disiplin dan menepikan tanggung jawabnya.

“Supaya kejadian yang sama tidak terjadi kembali kepada masyarakat lainnya kami berharap kepada pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersikap tegas dan memberikan sanksi, masih banyak kok yang ngantri,bila perlu di pecat saja,”cetusnya dengan nada kecewa.

http://www.republiknews.id/2020/02/29/randi-anak-petani-kopi-peraih-dua-medali-di-spn-kemiling/

 

Terkait hal itu Kepala UPT Puskesmas Kenali, Kecamatan Belalau Romiati ketika di hubungi via selulernya mengatakan,

“Pemeriksaan lansia kebijakan dari pihak puskesmas itu sendiri,tidak melakukan pengobatan.
Kebijakan puskesmas dan pelayanannya bukan (24) dua puluh empat jam,jika mau dua puluh empat jam di puskesmas “terang romaita melalui WhatsApp pribadinya.

Sejak kejadian tersebut kekecewaan pun terus di rasakan dan apabila pemerintah tidak bersikap tegas mustahil pelayanan kesehatan akan tercapai sesuai dengan harapan masyarakat.(Nur)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!