Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Warga Pronojiwo Lumajang Dihimbau Tetap Tenang Dan Waspada

badge-check


					Warga Pronojiwo Lumajang Dihimbau Tetap Tenang Dan Waspada Perbesar

Lumajang, RepublikNews – Guguran awan panas dari Gunung Semeru yang berada di wilayah Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Selasa (1/12), meluncur hingga sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Menurut pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, guguran awan panas meluncur sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan sehingga menyebabkan akses jalan pintas dari Desa Supiturang ke Dusun Curah Kobokan tidak bisa dilewati karena tertutup guguran lava.

Menurut kesaksian warga setempat, terjadi beberapa kali letusan yang diiringi suara gemuruh yang diduga suara guguran lava dari puncak kawah Semeru. Mendengar itu, warga panik dan keluar dari rumah untuk melihat kondisi gunung yang kebetulan terlihat jelas di sekitar rumah mereka.

“Malam itu kami sempat kaget, karena tiba-tiba ada suara letusan keras disusul suara gemuruh dari atas gunung,“ ujar Nur, warga sekitar

https://youtu.be/4rkEVYi7jrw

 

Sementara itu, meski tak ada korban jiwa dalam erupsi semalam, kerugian materill sementara, khususnya yang diderita oleh beberapa penambang pasir cukup besar. Terdata 5 unit excavator, 2 unit dumptruck dan loader, 1 unit Bus pariwisata tertimbun lava. Bahkan 2 warung milik warga juga bernasib sama.

“Saya turun ke sungai untuk ambil pasir sekitar jam 02:00 saya lihat gunung meletus tapi kondisi sungai masih normal, tak berapa lama di sungai tiba-tiba turun lava sehingga dump truck saya langsung tenggelam, padahal saya parkir di posisi atas sendiri,“ ujar Didik, salah satu pemilik tambang.

Untuk mengantisipasi erupsi susulan, pihak Forkopimca Pronojiwo mengimbau masyarakat tidak melakukan aktifitas hingga radius 4 km dari lereng kawah aktif serta terus mewaspadai bilamana terjadi guguran lava lanjutan segera langsung menuju tempat evakuasi dengan titik kumpul di lapangan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojio.

Reporter : Atman Kabiro Lumajang

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!