Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

Wejangan Pelaku Usaha Labatik Sumenep Di Hari Batik Nasional

badge-check


					Wejangan Pelaku Usaha Labatik Sumenep Di Hari Batik Nasional Perbesar

Sumenep, RepublikNews – Di Hari Batik Nasional menjadi hari momentum bagi para pelaku usaha batik di Indonesia, ada beberapa hal penting yang menjadi perhatian bagi pelaku usaha, terutama bagi anak-anak muda yang selama ini kepedulian dan ketertarikannya minim sekali untuk dunia perbatikan. Jumat 02/10/2020.

Karena dari itu, Fauzi As, pengusaha muda Labatik yang ada di kabupaten Sumenep, yang berkecimpung di dunia usaha perbatikan sejak tahun 2009, memiliki pesan penting yang harus disampaikan kepada media untuk bagi para pemula pelaku usaha batik dan generasi muda, bahwa batik itu tidak hanya sekedar membuat ornamen-ornamen pada kain saja tetapi ada pesan moral yang bisa disampaikan melalui hasil karya batiknya.

“Yang pertama pesan moralnya tentang kejelian atau ketelitian, kedua tentang kesabaran, yang ketiga juga tentang kreativitas”. Ucap Fauzi AS.

Fauzi AS, menambahkan bahwa usaha pembuat batik di Labatik yang berlokasi di Jl. Teuku Umar No.12, Tengah, Pandian, Kotasumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tidak hanya sekedar menggambar ornamen ornamen pada kain saja, tetapi bagaimana supaya orang menggunakan baju batik itu punya hubungan emosional dengan apa yang dia pakai.

“Batik yang dibuat di Labatik memiliki pesan-pesan sejarahnya, ada pesan-pesan moral dan edukasinya juga,” Papar Fauzi selaku pelaku usaha batik di Sumenep kepada awak media.

“Jadi karena kita memang mengusung batik tematik di Labatik, setiap motif itu punya nilai filosofi tersendiri, Jadi bagaimana supaya membangkitkan ketertarikan bagi anak-anak muda khususnya di kabupaten Sumenep untuk juga ikut turut serta, bagaimana bisa juga menjaga produk budaya ini.” Tambah Fauzi.

Di hari batik Nasional ini, Fauzi AS, menilai bahwa hari batik itu suatu momintum yang baik, dimana untuk mengingatkan para pelaku usaha se-Indonesia, bahwa prodak hasil karya batiknya bisa diakui oleh dunia.

“Hal itu bukan sekedar hanya sebuah pengakuan saja, tetapi berkaitan juga dengan kelestariannya, pasti kita dari beberapa tempat yang memproduksi batik itu memiliki ciri khas yang berbeda beda”. tutupnya.

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!