Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

POTRET

Yuristen Legal Indonesia Bentuk Tim Pencari Fakta Independen Tragedi Kanjuruan

badge-check


					Yuristen Legal Indonesia Bentuk Tim Pencari Fakta Independen Tragedi Kanjuruan Perbesar

Malang, RepublikNews – Tragedi Kanjuruhan yang terjadi selepas pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober 2022 telah merenggut ratusan korban meninggal dunia maupun korban yang menderita luka-luka.

“Tragedi Kanjuruhan” membangkitkan para advokat yang tergabung dalam Yuristen Legal Indonesia (YLI) untuk bergerak bersama membuat keputusan yaitu memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma alias gratis kepada keluarga korban dalam peristiwa tersebut. Dalam hal ini, YLI juga membentuk tim independen pencari fakta yang bertujuan mengupas secara tuntas persoalan apa yang sebenarnya terjadi di Kanjuruhan.

Ketua umum DPP Yuristen Legal Indonesia (YLI) DR.Rohman hakim, SH.,MH., S,sos.,MM beserta anggota (YLI) diantaranya, Nurcahyono SH, Ririn Fatmawati SH, Sri Mugi Rejeki SH, Yesi Triastutik SH, Syamsul Arifin SH dan Daeng Suryadi SH, Wasis, SH, Moch Syamsul,S.H, Benny Andrianto,S.H. turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban “Tragedi Kanjuruhan” 1 Oktober 2022.

“Malam hari ini kami dari DPP YLI sebuah perkumpulan advocat di Indonesia turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya terkait peristiwa 1 oktober 2022,” ucap Ketua DPP YLI DR.Rohman hakim di Stadion Kanjuruhan, Selasa (4/10/2022) petang.

Ketua DPP Yuristen Legal Indonesia (YLI) DR.Rohman hakim, SH.,MH., S,sos.,MM, mengatakan, Kesaktian Pancasila merupakan hari yang bersejarah, namun di Kanjuruhan ini ditorehkan ratusan nyawa tidak berdosa melayang akibat kelalaian dan adanya miss prosedural, yang dalam hal ini telah nyata-nyata melanggar regulasi FiFA dan undang-undang yang lainya.

“Peristiwa ini membangkitkan kita bersama untuk bergerak membuat keputusan yaitu memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma dan kita juga ada upaya untuk membentuk tim independen pencari fakta. Dalam hal ini ingin mengupas secara tuntas persoalan apa yang sebenarnya terjadi di Kanjuruhan ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, DR.Rohman hakim, SH.,MH., S,sos.,MM, menyampaikan, kepada rekan-rekan (YLI) dimanapun berada, kami mohon setiap ada masyarakat di sekitar Kanjuruhan jika meminta bantuan hukum terkait permasalahan yang terjadi mengenai korban “Tragedi Kanjuruhan” harus membantu sesama secara cuma-cuma. Visi dan misi (YLI) ini memberikan arah dan tujuan bangsa dan negara dalam bidang hukum dan memberikan pencerahan terhadap proses-proses hukum yang selama ini ada ketidakadilan, tajam ke bawah tumpul ke atas.

“Proses-proses yang terjadi dalam pelaksanaan persepakbolaan secara nasional yang terjadi di Kanjuruhan ini ada dugaan kuat telah melakukan mal praktek dalam penyelenggaraan nya, artinya ini adalah kelalaian atau kesengajaan yang menyebabkan meninggalnya warga masyarakat,” tandasnya.(Misnan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah

9 Februari 2026 - 19:57 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!