Menu

Mode Gelap
Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

POTRET

100 Relawan Ikuti Pelatihan Tanggap Bencana

badge-check


					100 Relawan Ikuti Pelatihan Tanggap Bencana Perbesar

Tuban, RepublikNews

Bertempat di Terminal Wisata Kambang Putih Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menggelar Pelatihan Relawan Penanggulangan Bencana yang diikuti 100 relawan, Senin.25/11/2019.

Relawan yang dilatih adalah warga dari beberapa desa yang terdampak banjir dan di bantaran sungai Bengawan Solo, seperti di kecamatan Plumpang dan Rengel.
Pelatihan dimulai sejak tanggal 25-27 November 2019.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tuban, Ir.Sunarto.MM membuka pelatihan relawan yang juga dihadiri sejumlah perwakilan Forkopimda dan OPD.

Asisten Sekda yang membacakan sambutan Bupati Tuban menyampaikan pelatihan ini relawan dimaksudkan meningkatkan kemampuan dan keterampilan relawan dalam rangka memaksimalkan upaya mitigasi bencana. Mengingat Indeks Resiko Bencana wilayah Kabupaten Tuban mencapai skor 175 dan termasuk Kelas Resiko Bencana Tinggi. Kabupaten Tuban berada di urutan 145 dari 496 kabupaten/kota se-Indonesia yang rawan terhadap resiko bencana.

Upaya mitigasi bencana ini perlu adanya partisipasi masyarakat guna meminimalisir resiko bencana dan korban. Salah satu upaya untuk meminimalisir resiko dengan mengoptimalkan peran relawan yang berasal dari masyarakat itu sendiri, ungkapnya. Tidak hanya itu, keterlibatan pemerintah, dunia usaha serta masyarakat harus terkoordinasi dan terintegrasi.

Perlu diwujudkannya pola pikir yang sama dalam upaya mitigasi bencana, mulai dari pencegahan, penanggulangan/tanggap darurat, maupun pasca bencana. Bencana yang pernah terjadi harus menjadi pelajaran dan bahan evaluasi untuk dijadikan dasar dalam menentukan upaya mitigasi bencana Dengan demikian akan terwujud Kabupaten Tuban yang tangguh dan sinergi dalam menghadapi dan menanggulangi bencana.

Tidak hanya itu, BPBD Tuban sebagai leading sector perlu terus berkoordinasi dengan stakeholder terutama masyarakat.  Hal ini perlu dilakukan sebagai wujud kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Atas nama Pemkab Tuban, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada BPBD Kabupaten Tuban dan relawan atas dedikasi dalam rangka penanggulangan dan pengurangan resiko bencana selama ini, tuturnya.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia

31 Maret 2026 - 19:26 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah

9 Februari 2026 - 19:57 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!