Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

INVESTIGASI

Gedung SMP 3 Jati Agung Bobrok, Ratusan juta Anggaran Perawatan Lenyap

badge-check


					Gedung SMP 3 Jati Agung Bobrok, Ratusan juta Anggaran Perawatan Lenyap Perbesar

Lampung Selatan, RepublikNews – Kondisi Sarana prasarana sekolah yang nyaman dan terawat menjadi salah satu sarat mutlak agar kegiatan belajar mengajar dalam lingkungan sekolah dapat nyaman dan kondusif.

Tapi lain halnya yang terjadi di SMP 3 Jati Agung Kecamatan Jati Agung. Kondisi gedung sekolah jauh dari yàng diharapkan memenuhi standar layak dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

Hal ini dibuktikan oleh beberapa media yang berkunjung ke SMP 3 Jati Agung, kamis 23-01-2010 setelah berbekal laporan dari beberapa orang tua Siswa yang menceritakan kondisi gedung belajar SMP 3 Jati Agung.

Baru saja masuk halaman sekolah sudah mendapatkan pemandangan yang sangat miris.
Terlihat disisi kiri kanan gedung terlihat cat tembok sekolah yang sudah memudar dan plapon atap sudah hancur dan bolong disana – sini. Pemandangan ini terlihat hampir diseruh bangunan gedung tempat siswa belajar.

Mirisnya lagi dalam laporan penyerapan dana Bos, kepala sekolah menganggarkan lebih kurang Rp 114. 266.525,- ( seratus empat belas juta dua ratus enam puluh enam ribu lima ratus dua puluh lima rupiah ) terbagi dalam empat triulan di tahun 2019 guna untuk pemeliharaan dan perawatan sarana prasarana sekolah.

Soetopo S.Pd selaku kepala sekolah SMP 3 Jati Agung ketika diminta keterangan oleh media ini di kantornya jum,at 24-01-2020 terkait anggaran pemeliharaan yang diduga tidak terealisasi menjawab bahwa dana tersebut sudah dia gunakan semua semua untuk membangun pagar sekolah, bahkan menurutnya mobil nya pun telah terjual untuk tambahan memperbaiki sekolah dengan alasan gedung sekolahnya memang sudah hancur sebelum dirinya nya menjabat kepala sekolah dua tahun yang lalu.

“Dana pemeliharaan sudah direalisasikan semua, saya pakai untuk membangun pagar, dan dana itupun sebenarnya kurang. Maka saya jual mobil untuk tambahan membangun bagian gedung yang rusak” jelasnya.

Sementara menurut Sukardi SH salah satu Sekretaris LSM di Bandar Lampung dan merupakan salah satu pemerhati pendidikan, Jawaban yang disampaikan Soetopo merupakan jawaban yang tidak etis dan jawaban yang terkesan asal jawab.

Menurut Sukardi dana Bos untuk perawatan didalan juknis Bos hanya diperbolekan untuk biaya perawatan dan pemeliharaan ringan, bukan untuk biaya membangun termasuk tidak untuk membangun pagar. Dan bila ada bahasanya sampai menjual mobil untuk memperbaiki yang rusak itu hanya alasan agar seolah- olah Soetopo benar- benar telah melakukan perbaikan dan perawatan sekolah ungkap Sukardi. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!