Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

HUKRIM

Korban DPO Ribut Sama Istri Meninggal Di Tangan Polisi

badge-check


					Korban DPO Ribut Sama Istri Meninggal Di Tangan Polisi Perbesar

Aceh Timur, RepublikNews – Anggota Polsek Idi Tunong, pada Selasa (11/02/2020) sekira pukul 24.00 WIB terpaksa melumpuhkan AR (27) warga Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, yang masuk dalam tiga daftar pencarian orang (DPO) dengan Nomor: DPO/17/VII/Res.4.2/2019/Resnarkoba, Tanggal 31 Juli 2019, Daftar Pencarian Orang Sat Narkoba Polres Aceh Timur Nomor : DPO/26/VIII/Res 4.2/2019/ Resnarkoba, Tanggal 29 Agustus 2019 dan Daftar Pencarian Orang Sat Narkoba Polres Aceh Timur Nomor : DPO/50/X/Res 4.2/2019/ Resnarkoba, Tanggal 20 Oktober 2019.

http://www.republiknews.id/2020/02/12/kepala-dinas-kesehatan-dampingi-bupati-tuban-resmikan-puskesmas-jatirogo/

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K,M.H, Rabu, (12/02/2020) mengatakan, penangkapan AR bermula ketika dari personel Polsek Idi Tunong didatangi AW (istri AM yang muda dan cantik) dengan memberikan informasi bahwa dia baru saja ribut sama suaminya, dan suaminya sekarang sedang berada di rumah keluarganya di Gampong Buket Tekueh, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Memperoleh informasi tersebut personel Polsek Idi Tunong bersama dengan AW menuju serta menunjukkan lokasi di mana AM berada. Mengetahui kedatangan petugas, AM mencoba melarikan diri. Melihat targetnya berusaha kabur, petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak empat kali, namun AM terus berlari. Ia sempat terhenti dan saat petugas berupaya memborgolnya, justru AM melawan dan mendorong petugas sehingga terjatuh di saluran air.

AM terus berusaha kabur dari sergapan petugas. Tidak mau kehilangan targetnya lepas, anggota Polsek Idi Tunong kembali memberikan tembakan peringatan akan tetapi tidak diindahkan sehingga diambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan dengan kena peluru tembakan di dada.

Selanjutnya AM dibawa ke Puskesmas Idi Tunong dengan kondisi sudah meninggal untuk mendapatkan pertolongan dengan memberikan oksigen, ungkap perawat rumah sakit.

http://www.republiknews.id/2020/02/12/camat-dan-kades-kare-kunjungi-pt-perkebunan-kopi-kandangan/

Ditambahkan selain sebagai DPO Satres Narkoba Polres Aceh Timur, AM juga mempunyai berbagai catatan kriminal lainya seperti pencurian (Laporan Polisi Polsek Idi Tunong) dan (Laporan Polisi Satreskrim Polres Aceh Timur).tapi sebelumnya disaat pihak keluarga bertanya kepada polisi apa kesalahan anaknya sampai anaknya di tembak, pihak Polsek mengatakan kami belum bisa memberikan informasi karena kami harus koordinasi sama pihak polres atau humas Polres Aceh Timur, pihak keluarga juga mengatakan apa dengan tembak anak saya bisa naik pangkat, ungkap salah seorang pihak keluarga saat di temui di rumahnya. (Iwan)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!