Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Penculikan Anak, Orang Tua Berikan Klarifikasi Bahwa Informasi di Medsos Adalah Salah Paham

badge-check


					Penculikan Anak, Orang Tua Berikan Klarifikasi Bahwa Informasi di Medsos Adalah Salah Paham Perbesar

Sidoarjo, RepublikNews – Informasi yang beredar luas di media sosial tentang upaya penculikan anak di Desa Tlasih, Tulangan, Sidoarjo ternyata tidak benar. Hal ini seperti dijelaskan kronologi sebenarnya oleh Wiwin, ibu dari M. Asril Risky.

Sebelumnya pada Minggu (23/2/2020) sekitar pukul 11 siang, M. Asril Risky (Kiki) sedang bermain bersama tiga temannya di wilayah Jatikalang, Prambon, Sidoarjo, dihampiri seorang pria mengendarai motor matik. Kemudian pria tersebut mengajak kenalan ke empat anak tersebut dan memberi mereka uang senilai Rp. 50 ribu. Setelah itu pria tersebut pergi meninggalkan anak-anak tersebut.

Sri Winarti (Wiwin), ibu Kiki yang berada di dekat lokasi mengawasi peristiwa itu. “Saya kebetulan ada di lokasi anak-anak bermain, setelah memberi uang pria tersebut pergi, palu saya dekati anak saya,” ujar Wiwin kepada polisi.

http://www.republiknews.id/2020/02/26/polresta-sidoarjo-sambut-kunjungan-kerja-puslitbang-polri/

Wiwin juga mengklarifikasi bahwa informasi yang beredar di media sosial pada Senin (24/2/2020), terkait upaya penculikan anak adalah hanya kesalahpahaman saja. “Syukur Alhamdulillah peristiwa itu tidak terjadi, dan anak saya dalam kondisi baik-baik saja. Tidak ada kejadian penculikan anak seperti di medsos,” jelasnya.

Kapolsek Tulangan AKP Gatot Setyo Budi bersama anggota Polsek Tulangan Polres Sidoarjo juga langsung turun ke lokasi guna mengecek informasi yang beredar di medsos, terkait upaya penculikan anak di Tulangan. “Setelah melakukan penyelidikan di lokasi anak-anak bermain, dan meminta keterangan orang tua. Ternyata kejadian upaya penculikan anak memang benar tidak ada atau informasi di medsos adalah berita hoax. Hal ini juga seperti dijelakan orang tua sang anak,” kata Kapolsek Tulangan.

Terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai upaya penculikan anak, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menegaskan, kabar itu tidak benar atau hoax. Sejak awal beredarnya kabar itu, polisi langsung melakukan klarifikasi ke berbagai pihak.

http://www.republiknews.id/2020/02/26/lakukan-sambang-pos-kamling-ini-yang-di-katakan-kapolsek-sekincau/

“Hasilnya, tidak ada peristiwa seperti yang dikabarkan itu, saya juga telah menurunkan anggota untuk terus siaga berpatroli guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji juga menghimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menyebarluaskan informasi yang masih belum jelas kebenarannya. Bijak dalam penggunaan media sosial, juga menjadi kunci agar situasi kamtibmas di wilayah kita tetap aman dan kondusif. {mad}

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!