Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

PERISTIWA

Puluhan Pedagang Pasar Gondosuli Madiun Gruduk Kades Kare

badge-check


					Puluhan Pedagang Pasar Gondosuli Madiun Gruduk Kades Kare Perbesar

Madiun, RepublikNews – Dampak dari Covid-19 yang berbuntut dilarangnya pedagang di pasar Gondosuli buka seperti biasanya memicu emosi para pedagang, puluhan perwakilan pedagang geruduk kantor Desa Kare meminta agar diperbolehkan untuk tetap buka dan jualan seperti biasanya, tentu apa yang dilakukan para pedagang ini mempunyai alasan yang kuat terkait perputaran ekonomi dan kebutuhan pokok masyarakat Desa Kare hanya pasar Gondosuli lah satu-satunya tempat untuk membeli atau menjual kebutuhan pokok yang ada di Desa Kare.

Kalau kami tidak boleh berjualan terus bagaimana dengan nasib kami, terang Sugi salah satu perwakilan dari pedagang pasar Gondosuli,dan masyarakat Desa Kare harus belanja Kemana?ini yang harus menjadi pemikiran karena dengan melarang kami berjualan sama juga dengan membuka peluang masyarakat Desa Kare keluar untuk membeli kebutuhan bahan pokok ke Desa lain ini akan membahayakan masyarakat Desa Kare sendiri tegas Sugi.

Hal senada juga disampaikan Nyoto kalau kami tidak berjualan lalu anak anak kami keluarga kami mau kita kasih makan dari mana?karena satu-satunya sumber dari penghasilan kami adalah dari berjualan di Pasar Gondosuli jelas Nyoto.

Apa yang menjadi keluhan pedagang di Pasar Gondosuli langsung disikapi Kades Kare Sunarno,apapun alasanya kami tetap akan menjalankan tugas sesuai dengan perintah Pemerintah Kabupaten Madiun dalam hal ini Bupati Madiun, bukan berarti kami tidak memikirkan nasib pedagang tapi kami lebih memperhitungkan nasib masyarakat Desa Kare secara keseluruhan tegas Kades Kare.

Yang menjadi skala prioritas kami sekarang ini bagaimana menyiasati agar Covid-19 tidak masuk ke wilayah Desa Kare karena ini merupakan hajad hidup msyarakat Desa Kare,kami tidak melarang pasar Gondosuli buka dengan catatan yang jualan atau yang membeli warga lokal tentunya masyarakat Desa Kare,itupun jamnya kita batasi buka jam 04.00 wib-07.00 wib dan harus memenuhi persyaratan yang kami tentukan, pakai masker, cuci tangan ditempat yg sudah kami siapkan,selalu jaga jarak dan tidak boleh bergerombol ini syarat mutlak yang harus dipenuhi tandas Kades Kare. Hal ini harus kita lakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Desa kare pungkas Sunarno. (dite)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!