Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Puluhan Karyawan PT Perkebunan Kopi Kandangan Pulosari-Panggungsari Madiun Gruduk Pihak Management

badge-check


					Puluhan Karyawan PT Perkebunan Kopi Kandangan Pulosari-Panggungsari Madiun Gruduk Pihak Management Perbesar

Madiun, RepublikNews – Kejadian seperti ini hampir setiap tahun terjadi,menjelang hari raya sudah bisa dipastikan di PT “Perkebunan Kopi Kandangan Pulosari – Panggusari,” terjadi demo, kali ini giliran puluhan karyawan sadap karet yang melakukan demo untuk mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) yang layak, menurut salah satu karyawan sadap karet menjelaskan kepada awak media.

“Kami ini bekerja mati-matian untuk bisa menghasilkan produksi karet yang baik dan melimpah tapi pihak management Kandangan tidak memperhatikan nasib kami, Padahal kalau tidak ada hasil dari karet karyawan kandangan mau digaji darimana?,” Kata karyawan.

Kopi sudah hampir tidak produksi begitu pula cengkeh meskipun bisa panen harganya juga sangat murah ini artinya yang menjadi tumpuhan untuk bisa bertahan hanya dari produksi Karet,” terang Soeran salah satu karyawan sadap karet PT. Perkebunan Kopi Kandangan. Kami sebenarnya hanya menuntut tunjangan hari raya yang sesuai seperti karyawan lainya dan ketika kita konfirmasi terkait berapa jumlah THR yang diterima Soeran menjawab dengan tegas saya mendapat Rp. 195.000,00 bahkan yang lain ada yang mendapat kurang dari Rp;25.000,00,” tambahnya.

Ditempat terpisah wakil dari management PT. Perkebunan Kopi Kandangan memaparkan kepada awak media, memang hari ini kami mengadakan pertemuan dengan pihak karyawan sadap karet mereka menuntut THR disamakan dengan karyawan yang lain dan kami tidak bisa serta merta menyanggupi karena kami harus melaporkan dulu ke pimpinan,” papar Yudi selaku wakil dari pihak management Kandangan.

Dan tadi kita sepakat dan sudah membuat perjanjian diatas materai 6 ribu yang isinya management akan segera melaporkan ke atasan dan akan direalisasikan sebelum lebaran,dan untuk karyawan yang lain sudah ada kesepakatan penerimaan dilakukan secara bertahap dan masing-masing menerima 1 bulan gaji dan hal ini sudah kami laporkan ke Dinaskertrans Kabupaten Madiun.

Kepala Dinaskertrans kabupaten Madiun yang kita konfirmasi via telepon membantah, sampai hari ini staf saya belum ada laporan terkait permasalahan yang terjadi di Pt Perkebunan Kopi Madiun dan ketika kita tanyakan langkah Dinaskertrans akan segera mengadakan musyawarah antara perusahaan dan karyawan,” terang Kepala Disnakertrans kabupaten Madiun.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi D kepada awak media RepublikNews via telepon, komisi D siap mengawal dan menjembatani, karena hari raya tinggal 3 hari secepatnya kami akan mengadakan kordinasi dengan dinas terkait terutama PT. Perkebunan Kandangan agar permasalahan ini bisa diselesaikan sebelum hari raya,” pungkas Ketua Komisi D Mashudi. (dite)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!