Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Pemuda dan Masyarakat Menuntut Kades Dwikora Mundur Dari Jabatannya

badge-check


					Pemuda dan Masyarakat Menuntut Kades Dwikora Mundur Dari Jabatannya Perbesar

Lampura, RepublikNews – Buntut dari ketidak adilan dalam penyaluran Bantuan Sosial Emak-Emak akhirnya menyampaikan keluhan mereka selama ini dengan mengadakan Aksi Damai di Depan Kantor Desa Dwikora Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara.

Masyarakat menyampaikan kekecewaan mereka terhadap Pemerintah Desa khususnya kepada Taslim selaku Kepala Desa, sering melakukan tindakan Diskriminasi kepada masyarakat.” kata segenap orator aksi.Jumaat,26/6/2020.

Nonha Sartika”salah satu Aktivis 98 selaku Koordinator Aksi mengatakan mengenai dugaan-dugaan Korupsi, Kolusi, Nepotisme dan Penyelewengan aset Pemerintah Desa Dwikora, di antaranya kegiatan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes di samping itu juga pemerintah desa kerap kali melakukan tindakan pungli kepada masyarakat di dalan pembuatan dokumen pribadi.

“Pembuatan KTP/KK di pungut biaya oleh staf Desa terus KPM-BPNT di pungut uang Rp.10.000,00. (sepuluh ribu rupiah), pembohongan dalam pembuatan kartu penerima manfaat gas bersubsidi harga Rp.5000, (lima ribu rupiah,) dengan janji pemegang gas bersubsidi Rp.16.500, jenam belas ribu lima ratus rupiah),”jelasnya

Yang lebih mengheran kan lagi para penerima Bantuan Sosial mayoritas keluarga Besar Kepala Desa serta Bantuan Lansung Tunai atau BLT Dana Desa yang layak tidak menerima,tapi sebaliknya yang mampu dan tergolong rakyat sejahtera mendapatkan bantuan,”tambah Nonha

Senada di sampaikan oleh Perwakilan Mahasiswa UNSRI Universitas Sriwijaya yang kebetulan orang tua mereka berdomisili di desa setempat sangat prihatin melihat kondisi masyarakat Desa Dwikora sehingga mereka turut hadir dalam aksi damai tersebut,

“Dengan adanya keluhan masyarakat Dwikora kami mahasiswa mendorong agar kiranya Pemerintah Daerah melalui Aparat Pengawas Internal Pemerintah Inspektorat Lampung Utara,untuk mengambil sikap tegas menindak lanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat setempat,”harapnya.

Sampai berita ini di terbitkan Kepala Desa dwikora bapak Taslim belum dapat di mintai keterangan. (Arman)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!