Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Bantuan Covid-19 Tidak Merata Ratusan Warga Gruduk Kepala Desa Randualas Madiun

badge-check


					Bantuan Covid-19 Tidak Merata Ratusan Warga Gruduk Kepala Desa Randualas Madiun Perbesar

Madiun, RepublikNews – Lagi-lagi terjadi ratusan warga geruduk Kepala Desanya,kali ini terjadi di desa Randualas kabupaten Madiun hal tersebut terjadi akibat pembagian Covid-19 yang menurut masyarakat tidak merata,seperti yang disampaikan salah satu perwakilan warga Randualas Supari,

“kami merasa diperlakukan tidak adil oleh Kepala Desa masak yang dapat bantuan kebanyakan orang yang mampu yang ada hubungan kerabat dengan perangkat desa terus letak adilnya dimana,” terang Supari kepada wartawan RepublikNews.

Sebagai warga yang tidak tahu asal usul bantuan berikut mekanismenya saya merasa dilakukan tidak adil makanya saya datangi dan saya tanya kepada kepala Desa lanjut supari dan harapan kami selaku warga yang tidak pernah dapat bantuan ya tolong ada solusi terbaik supaya tidak terjadi gejolak dan kecemburuan sosial,” pungkas Supari

Sementara itu ketika di konfirmasi Kepala Desa Randualas Suyadi menjelaskan, sebenarnya kami juga ingin semua warga Randualas mendapat bantuan tetapi apa yang bisa kami lakukan dari Kemensos muncul data ya itu dan kami berikan apa adanya,” kata Kades.

“Saya akui memang ada orang yang tidak layak dapat bantuan tetapi datanya dari Kemensos muncul sehingga mau tidak mau kami harus menyalurkanya, lalu masalah timbul seperti ini warga yang tidak memperoleh protes menurut saya Kemensos kedepanya harus lebih teliti lagi dalam memvalidasi data,” kilah kepala Desa Randualas Suyadi.

Lebih lanjut Suyadi menerangkan sebagai Kepala Desa berjanji akan mencari solosi dan kordinasi dengan pihak -pihak terkait dalam menampung aspirasi masyarakat, hal ini kami lakukan agar kedepanya tidak ada gejolak lagi seperti ini,” pungkas Suyadi kepala Desa Randualas.

Ditempat yang sama Camat Kare Tarnu Ashidiq yang berada ditengah-tengah warga menjelaskan, Insya Alloh saya akan membantu mencarikan solusi untuk itu saya harapkan warga tetap menjaga kerukunan, keamanan dan kekompakan, saya yakin semua masalah pasti bisa diseleseikan,” jelas camat Kare

Perlu saya garis bawahi saya akan membantu bukan menjanjikan sesuatu kepada warga yang hadir, seandainya kedepanya dari pemerintah ada bantuan lagi berupa apapun jenengan yang hadir pada saat ini akan mendapat skala prioritas untuk mendapat bantuan tentunya sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan oleh pemerintah,” tegas Camat Kare Tarnu Ashidiq.

Menyikapi hal ini salah satu perwakilan warga yang tidak mau disebut namanya menggerutu sejadi-jadinya ” tiwas Kesel teko balai desa tibake ora oleh kepastian”(terlanjur capek sampai balai desa ternyata tidak mendapat kepastian atau jawaban yang jelas.(Dite)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!