Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

PERISTIWA

Nasib Ibu Muda Yang Lumpuh Paska Melahirkan Lewat Operasi Caesar

badge-check


					Nasib Ibu Muda Yang Lumpuh Paska Melahirkan Lewat Operasi Caesar Perbesar

Situbondo, RepublikNews ~ Terasa sangat miris nasib yang dialami oleh Fitriyatul Hasanah (29) seorang ibu muda asal dusun wilayah kecamatan Kapongan kabupaten Situbondo Jawa Timur.

Beban derita itu, mulai berat ia rasakan ketika pasca melahirkan lewat operasi Caesar di rumah sakit. Namun karena suatu hal dan keadaan sehingga membuat dirinya terpaksa melakukan perawatan mandiri dirumah disebabkan pada faktor keterbatasan biaya.

Dalam kondisi lemah dan hanya bisa terbaring tanpa daya di peraduannya Ia mengungkapkan, “Awal saya masuk rumah sakit memakai umum karena saya tidak mempunyai KIS, Jampersal dan BPJS. Namun karena keterbatasan biaya, saya dibawa pulang dengan catatan rawat jalan”. Ujar nya.

Cerita malang pun tak dapat terhindarkan, Setelah melahirkan dengan melaksanakan operasi tersebut ia dinyatakan lumpuh dan harus di rujuk ke rumah sakit yang ada di Surabaya. Namun keluarga nya tidak mampu dan tak memiliki biaya yang cukup untuk membawa ke rumah sakit Surabaya. Ia harus pasrah pada kondisi penyakitnya karena masalah ekonomi.

Sementara Sumarsono (Suami) yang kesehariannya sebagai penarik becak menjelaskan, Sebelumnya ia berkeliling di area Situbondo untuk mencari penumpang dengan modal mengayuhkan pedal, ia berjibaku keringat memenuhi kebutuhan keluarga ditengah Pandemi dan sulitnya ekonomi. Namun semenjak kelumpuhan istri nya, pria ini mengaku sudah tidak lagi bekerja, hanya karena ingin merawat istri serta bayinya yang baru dilahirkan.

Menurut pantauan awak media kami, hanya dia satu-satunya yang menjadi tulang punggung keluarga. Ketika ia menceritakan kesedihannya saat mengalami banyak kesulitan semenjak datangnya musibah kelumpuhan istrinya. Dalam kesulitan kondisi keluarganya, ia banyak berharap pengobatan serta kesembuhan. Namun untuk memiliki itu semua memerlukan biaya yang tidak sedikit harus dikeluarkan.

Abang becak di kabupaten Situbondo ini merasakan kondisi darurat, pelik dan cukup sulit, tak mempunyai biaya untuk mengobati istri ditambah lagi bayi yang masih memerlukan perawatan khusus.

Ia mengatakan, “Hanya dengan cara mengayuh becak saya bertahan hidup, lalu dengan cara apa dan bagaimana saya bisa mendapatkan biaya tersebut sedangkan untuk melakukan pekerjaan dan kegiatan sehari-hari, istri dan bayi masih sangat perlu perawatan dan perhatian saya” keluhnya.

Reporter
Agung, Biro Situbondo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!