Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

PERISTIWA

Warga Pronojiwo Lumajang Dihimbau Tetap Tenang Dan Waspada

badge-check


					Warga Pronojiwo Lumajang Dihimbau Tetap Tenang Dan Waspada Perbesar

Lumajang, RepublikNews – Guguran awan panas dari Gunung Semeru yang berada di wilayah Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Selasa (1/12), meluncur hingga sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Menurut pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, guguran awan panas meluncur sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan sehingga menyebabkan akses jalan pintas dari Desa Supiturang ke Dusun Curah Kobokan tidak bisa dilewati karena tertutup guguran lava.

Menurut kesaksian warga setempat, terjadi beberapa kali letusan yang diiringi suara gemuruh yang diduga suara guguran lava dari puncak kawah Semeru. Mendengar itu, warga panik dan keluar dari rumah untuk melihat kondisi gunung yang kebetulan terlihat jelas di sekitar rumah mereka.

“Malam itu kami sempat kaget, karena tiba-tiba ada suara letusan keras disusul suara gemuruh dari atas gunung,“ ujar Nur, warga sekitar

https://youtu.be/4rkEVYi7jrw

 

Sementara itu, meski tak ada korban jiwa dalam erupsi semalam, kerugian materill sementara, khususnya yang diderita oleh beberapa penambang pasir cukup besar. Terdata 5 unit excavator, 2 unit dumptruck dan loader, 1 unit Bus pariwisata tertimbun lava. Bahkan 2 warung milik warga juga bernasib sama.

“Saya turun ke sungai untuk ambil pasir sekitar jam 02:00 saya lihat gunung meletus tapi kondisi sungai masih normal, tak berapa lama di sungai tiba-tiba turun lava sehingga dump truck saya langsung tenggelam, padahal saya parkir di posisi atas sendiri,“ ujar Didik, salah satu pemilik tambang.

Untuk mengantisipasi erupsi susulan, pihak Forkopimca Pronojiwo mengimbau masyarakat tidak melakukan aktifitas hingga radius 4 km dari lereng kawah aktif serta terus mewaspadai bilamana terjadi guguran lava lanjutan segera langsung menuju tempat evakuasi dengan titik kumpul di lapangan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojio.

Reporter : Atman Kabiro Lumajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!