Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

PERISTIWA

Warga Pronojiwo Lumajang Dihimbau Tetap Tenang Dan Waspada

badge-check


					Warga Pronojiwo Lumajang Dihimbau Tetap Tenang Dan Waspada Perbesar

Lumajang, RepublikNews – Guguran awan panas dari Gunung Semeru yang berada di wilayah Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Selasa (1/12), meluncur hingga sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Menurut pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Semeru di Gunung Sawur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, guguran awan panas meluncur sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan sehingga menyebabkan akses jalan pintas dari Desa Supiturang ke Dusun Curah Kobokan tidak bisa dilewati karena tertutup guguran lava.

Menurut kesaksian warga setempat, terjadi beberapa kali letusan yang diiringi suara gemuruh yang diduga suara guguran lava dari puncak kawah Semeru. Mendengar itu, warga panik dan keluar dari rumah untuk melihat kondisi gunung yang kebetulan terlihat jelas di sekitar rumah mereka.

“Malam itu kami sempat kaget, karena tiba-tiba ada suara letusan keras disusul suara gemuruh dari atas gunung,“ ujar Nur, warga sekitar

https://youtu.be/4rkEVYi7jrw

 

Sementara itu, meski tak ada korban jiwa dalam erupsi semalam, kerugian materill sementara, khususnya yang diderita oleh beberapa penambang pasir cukup besar. Terdata 5 unit excavator, 2 unit dumptruck dan loader, 1 unit Bus pariwisata tertimbun lava. Bahkan 2 warung milik warga juga bernasib sama.

“Saya turun ke sungai untuk ambil pasir sekitar jam 02:00 saya lihat gunung meletus tapi kondisi sungai masih normal, tak berapa lama di sungai tiba-tiba turun lava sehingga dump truck saya langsung tenggelam, padahal saya parkir di posisi atas sendiri,“ ujar Didik, salah satu pemilik tambang.

Untuk mengantisipasi erupsi susulan, pihak Forkopimca Pronojiwo mengimbau masyarakat tidak melakukan aktifitas hingga radius 4 km dari lereng kawah aktif serta terus mewaspadai bilamana terjadi guguran lava lanjutan segera langsung menuju tempat evakuasi dengan titik kumpul di lapangan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojio.

Reporter : Atman Kabiro Lumajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!