Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

Ketua DPD RI Datangi Masyarakat Terisolir  di Way Haru Kabupaten Pesisir Barat

badge-check


					Ketua DPD RI Datangi Masyarakat Terisolir  di Way Haru Kabupaten Pesisir Barat Perbesar

Pesibar, RepublikNews – Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti beserta sejumlah Senator dan rombongan dalam kunjungan kerja ke Provinsi Lampung, sengaja mengunjungi Desa Way haru, Kecamatan Bengkunat, Pesisir Barat, Lampung, Minggu (14/3/2021) pagi.

Lokasi perkampungan tersebut masih merupakan bagian dari Taman Nasional konservasi flora dan fauna, yang lebih dikenal dengan sebutan Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), yang didirikan oleh pengusaha Tommy Winata melalui Yayasan Artha Graha Peduli.

Maklum, desa tersebut memang masih banyak membutuhkan sentuhan pembangunan dari pemerintah pusat. Selain karena terisolir dari askes darat, juga karena memang minim dari ketersediaan infrastruktur penunjang utama.

Pendiri TWMC Tommy Winata berharap DPD RI dapat meneruskan aspirasi masyarakat di Desa Waykaru tentang kebutuhan nyata mereka.

“Saya terus terang berharap kehadiran Ketua DPD RI ke sini, dan telah bertemu dengan masyarakat di sini secara langsung, dapat menyalurkan aspirasi mereka, sehingga pemerintah pusat memberi perhatian,” ungkap pengusaha yang akrab disapa TW itu.

Dikatakan Tommy, infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Desa Waykaru adalah air bersih yang layak minum. Juga infrastruktur irigasi pertanian serta bantuan alat-alat pertanian dan perkebunan.

“Selain itu juga jaringan listrik dan internet. Karena hingga hari ini, kami dari Yayasan Artha Graha Peduli sebagai pengelola TWNC, masih harus membantu warga di sini untuk mendapat akses listrik melalui solar cell. Sedangkan akses internet untuk guru dan siswa, belum bisa kami penuhi,” tukas pendiri TWNC itu.

Ditambahkan Tommy, mengingat akses ke Desa Way Haru bisa ditempuh dengan jalur laut dan udara, maka dibutuhkan pula sarana transportasi laut yang memadai, berupa kapal cepat.

“Kapal rutin dari Lampung atau ke Kecamatan Bengkunat masih sangat kurang. Sehingga warga di sini, masih bisa dikatakan memiliki keterbatasan akses. Ini tentu membutuhkan bantuan konkret pemerintah,” tandasnya.

Tommy Winata sendiri menyatakan TWNC siap mendukung dan berpartisipasi dengan program tersebut. Bila pemerintah sudah mencanangkan program tersebut.

Menanggapi hal itu, La Nyalla menyanggupi akan menyampaikan aspirasi masyarakat di Way Haru kepada Presiden Joko Widodo agar mendapat perhatian. Mengingat Presiden sudah mencanangkan konsep pembangunan Indonesia Sentris. Yakni membangun dari desa secara menyeluruh se-Indonesia. (Roso)

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!