Menu

Mode Gelap
Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia ACARA SERAH TERIMA JABATAN DANDEMPOM V/2 DARI LETKOL CPM SIGIT PRABOWO, S.H., M.H.I KEPADA LETKOL CPM DANIEL YOGIANTO, S.H Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia

BERITA UTAMA

Rutan Kelas III B Kraksaan Bakal Menerima Vaksinasi, 372 Warga Binaan

badge-check


					Rutan Kelas III B Kraksaan Bakal Menerima Vaksinasi, 372 Warga Binaan Perbesar

Probolinggo, RepublikNews -Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 Warga binaan yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kraksaan akan menjalani Vaksinasi. Adapun jumlah warga binaan sekitar 372 orang. Untuk pelaksanaannya pihak Rutan masih berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

 

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Bambang Irawan. mengatakan, pihaknya telah nelakukan vaksinasi kepada seluruh petugas yang ada di Rutan Kraksaan.Rabu (24/3/2021).

“Rencananya vaksinasi juga akan dilakukan pada para narapidana dan tahanan. Untuk pelaksanaanya kami masih mencoba untuk berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan setempat,” ujarnya.

Menurutnya, kalau saat ini sudah ada 43 petugas rutan yang telah di lakukan vaksinasi pada tahap dan dosis kedua. Sementara untuk warga binaan di Rutan Kelas IIB Kraksaan ada 372 orang, dengan rincian narapidana  305 Orang dan tahanan 67 Orang.
“Ini salah satu upaya atau langkah untuk mendukung pemerintah dalam penanggulangan covid 19 ini,” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19, Dewi Vironica mengatakan, untuk para narapidana dan tahanan tidak masuk pada rumpun tahap pertama dan kedua, sehingga vaksinasi dimungkinkan akan diberikan pada tahap berikutnya.

“Mungkin nanti akan diikutkan pada tahap empat, bersamaan dengan masyarakatnya,” ujarnya.

Dr.Dewi menyebutkan, sejatinya pihaknya ingin secapat mungkin dapat menyelesaikan proses vaksinasi. Namun hal tersebut terkendala dengan jumlah vaksin yang diterima oleh Pemkab Probolinggo.

“Mau kita ya lari, namun kalau vaksinya tidak ada ya bagaimana lagi. Jumlah vaksinnya yang dialokasikan ke kita sedikit mungkin terkendala faktor produksi,” ujarnya.

Reporter : Atman, Kabiro Probolinggo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor

26 April 2026 - 12:09 WIB

RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur

24 April 2026 - 11:23 WIB

Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

24 April 2026 - 11:11 WIB

Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya

14 Maret 2026 - 22:37 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!