Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BERITA UTAMA

Rutan Kelas III B Kraksaan Bakal Menerima Vaksinasi, 372 Warga Binaan

badge-check


					Rutan Kelas III B Kraksaan Bakal Menerima Vaksinasi, 372 Warga Binaan Perbesar

Probolinggo, RepublikNews -Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 Warga binaan yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kraksaan akan menjalani Vaksinasi. Adapun jumlah warga binaan sekitar 372 orang. Untuk pelaksanaannya pihak Rutan masih berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

 

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Bambang Irawan. mengatakan, pihaknya telah nelakukan vaksinasi kepada seluruh petugas yang ada di Rutan Kraksaan.Rabu (24/3/2021).

“Rencananya vaksinasi juga akan dilakukan pada para narapidana dan tahanan. Untuk pelaksanaanya kami masih mencoba untuk berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan setempat,” ujarnya.

Menurutnya, kalau saat ini sudah ada 43 petugas rutan yang telah di lakukan vaksinasi pada tahap dan dosis kedua. Sementara untuk warga binaan di Rutan Kelas IIB Kraksaan ada 372 orang, dengan rincian narapidana  305 Orang dan tahanan 67 Orang.
“Ini salah satu upaya atau langkah untuk mendukung pemerintah dalam penanggulangan covid 19 ini,” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19, Dewi Vironica mengatakan, untuk para narapidana dan tahanan tidak masuk pada rumpun tahap pertama dan kedua, sehingga vaksinasi dimungkinkan akan diberikan pada tahap berikutnya.

“Mungkin nanti akan diikutkan pada tahap empat, bersamaan dengan masyarakatnya,” ujarnya.

Dr.Dewi menyebutkan, sejatinya pihaknya ingin secapat mungkin dapat menyelesaikan proses vaksinasi. Namun hal tersebut terkendala dengan jumlah vaksin yang diterima oleh Pemkab Probolinggo.

“Mau kita ya lari, namun kalau vaksinya tidak ada ya bagaimana lagi. Jumlah vaksinnya yang dialokasikan ke kita sedikit mungkin terkendala faktor produksi,” ujarnya.

Reporter : Atman, Kabiro Probolinggo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya

14 Maret 2026 - 22:37 WIB

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!