Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

NASIONAL

Kerjasama Pengembangan Sumberdaya Hutan Antara Perhutani Jatim dan Universitas Jember

badge-check


					Kerjasama Pengembangan Sumberdaya Hutan Antara Perhutani Jatim dan Universitas Jember Perbesar

Jember, RepublikNews – Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur dan Universitas Jember menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Penguatan Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Sumberdaya Hutan di Wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jember.

Naskah Nota Kesepahaman tersebut di teken langsung oleh Kepala Divisi Regional Jawa Timur, Karuniawan Purwanto Sanjaya dan Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna, bertempat di Kampus Universitas Jember, Jumat (30/4/2021).

Dalam kerjasama tersebut disepakati untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi dari lembaga masing-masing untuk bekerjasama dalam kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dalam rangka pengelolaan sumberdaya hutan di wilayah Perhutani KPH Jember.

Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Karuniawan Purwanto Sanjaya mengatakan, bahwa untuk mengelola kawasan hutan Perhutani Jawa Timur yang sangat luas, dibutuhkan mitra untuk ikut mengelolanya, salah satunya kerjasama dengan perguruan tinggi untuk melakukan kajian dan riset terkait inovasi di bidang kehutanan, termasuk bagaimana mengelola perhutanan sosial.

Menurutnya, Perhutani saat ini dituntut untuk menjaga kelestarian hutan,  memberikan pemasukan bagi negara, sekaligus berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat di sekitar hutan.

“Ada Beberapa program perhutanan sosial yang sudah dilakukan antara lain, program penanaman kopi, penanaman tanaman porang, peternakan madu dan sebagainya,” ujarnya.

Karuniawan menambahkan, bahwa untuk menjual produknya diluar negeri, Perhutani harus mengikuti aturan internasional yang menuntut setiap produknya mematuhi aturan kelestarian hutan. Ia menyebut bahwa  produk olahan getah pinus dari Perhutani Jember adalah yang terbaik di Indonesia.

“Namun tentu saja kami tetap butuh masukan dari para pakar termasuk dari Universitas Jember agar produk kami bisa lebih berkembang,” imbuh Karuniawan.

Sementara, Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna dalam kesempatan itu menyampaikan, jika Universitas Jember memiliki visi, misi, sarana dan pakar yang mendukung pengembangan bidang pertanian, dan perkebunan termasuk di bidang kehutanan.

Bahkan kata Iwan, pihaknya juga berencana membuka program studi di bidang kehutanan yang akan ditempatkan di Kampus Lumajang, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang.

Kami sudah memiliki pengalaman dalam mengembangkan perhutanan sosial seperti pengembangan kopi di Desa Sidomulyo, bahkan Fakultas Farmasi juga sudah mengembangkan tanaman herbal yang ditanam sela-sela tanaman pokok kehutanan. “Sedangkan Program Studi Teknik Kimia nanti bisa membantu pengembangan diversifikasi produk pinus,” jelas Iwan. @red.

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

Penyaluran Beras SPHP Terkendala Akses Transportasi Darat dan Udara

11 Desember 2025 - 12:08 WIB

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satgas Pengendalian Harga Beras SPHP Salurkan 6.434 ton di 6 Provinsi wilayah Papua Raya

11 Desember 2025 - 12:01 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!