Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

TNI-POLRI

Berburu Sopir Truk “Nakal”, Petugas Beri 12 Tilang dan 25 Peringatan

badge-check


					Berburu Sopir Truk “Nakal”, Petugas Beri 12 Tilang dan 25 Peringatan Perbesar

Probolinggo, RepublikNews – Jumat (2/7) pagi, Dinas Perhubungan Kota Probolinggo, Polres Probolinggo Kota dan unsur TNI menggelar patroli bersama dengan sasaran truk “nakal” masuk ke jalan tengah kota. Hal ini dilakukan karena masih ada kendaraan besar yang menyalahi aturan sehingga mengakibatkan kecelakaan.

Sejak Maret lalu hingga Oktober mendatang, Dishub setempat sudah bersinergi dengan Satlantas membuat rekayasa lalu lintas untuk semua kendaraan besar baik itu truk atau bus. Rekayasa lalu lintas itu dilaksanakan perbaikan jembatan Kedunggaleng berlangsung.

Kepala Dishub Agus Efendi menjelaskan, semua kendaraan besar dari arah timur belok ke Jalan Raden Wijaya lalu masuk Jalan Lingkar Utara (JLU). Sedangkan dari arah selatan harus belok ke Wonoasih, melewati Jalan Brantas atau Jalan Bromo lalu JLU. Jika dari pintu tol Probolinggo barat langsung lewat Jalan Bromo ke JLU.

“Jadi di titik-titik rekayasa lalu lintas, semua rambu larangan sudah kami pasang lengkap. Hanya saja, memang kami (Dishub) tidak punya kewenangan menindak sehingga sopir kendaraan besar sering memaksa masuk ke kota. Akibat kendaraan besar tersebut pernah terjadi kecelakaan,” terang Agus Efendi.

Hal inilah yang membuat Dishub dan Satlantas Probolinggo Kota melakukan kegiatan patroli bersama. Dari hunting tersebut selama kurang lebih 2 jam, petugas berhasil menilang 12 kendaraan besar (truk) dan peringatan untuk 25 kendaraan.

“Tadi pagi (2/7) ini kegiatan perdana kami, patroli bersama dan penindakan. Kami hunting ke jalan-jalan, saat menemukan sopir sopir langsung ditindak oleh Satlantas,” ujar mantan Kepala Satpol PP ini.

Patroli bersama tidak dilakukan pada hari ini saja, rencananya berkelanjutan dengan hari dan jam yang berbeda. “Tujuan kami membuat efek jera truk agar tidak masuk kota. Utamanya yang di Jalan Sunan Ampel, Jalan Mastrip, Jalan Cokroaminoto maupun Jalan Slamet Riyadi. Agar pengguna jalan tersebut tenang dan tidak was-was, kemudian sarpras jalan dan jembatan agar tidak cepat rusak,” beber Agus yang pagi itu juga membagikan masker kepada masyarakat yang melintas.

  • Reporter : Atman, Kabiro Lumajang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Trending di TNI-POLRI
error: Content is protected !!