Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Bersama Forkopimda Polrestabes Surabaya Ciptakan Aman Surabaya Pada Perayaan Nataru

badge-check


					Bersama Forkopimda Polrestabes Surabaya Ciptakan Aman Surabaya Pada Perayaan Nataru Perbesar

Surabaya,Republiknews-Polrestabes Surabaya bersama Forkopimda Melaksanakan pertemuan dengan tokoh agama hadapi pelaksanaan perayaan


Natal dan Tahun Baru, Selasa (14/12/2021).

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Densus 88, yang nantinya membahas bagaimana cara menyiapkan perayaan Natal dan Tahun Baru.

Nantinya pengamanan, selain petugas TNI Polri, juga Satpol PP maupun fungsi-fungsi Ormas, Banser maupun Pemuda Muhammadiyah.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, acara yang digagas Polrestabes ini adalah untuk memikirkan pengamanan agar Surabaya harus lebih baik dari tahun kemarin, itu yang pertama.

“Yang kedua bagaimana cara untuk memastikan bahwa pelaksanaan itu bisa berlangsung dengn aman dan nyaman di Surabaya ini pada malam saat menjalankan ibadah,” kata Eri Cahyadi.

Walikota juga menambahkan, diskusi yang dihadiri dari Densus 88 membahas bagaimana antrean, bagaimana pemetaannya, bagaimana pintu masuknya juga seperti apa nanti pelaksanaannya.

Hasil diskusi ini akan diterapkan pada waktu nanti perayaan Natal di masing-masing tempat ibadah gereja di Kota Surabaya.

Pertemuan lintas agama gagasan Kapolres ini untuk memberikan semangat kebersamaan, semangat kekeluargaan. “Walaupun level 1, protokol kesehatan tetap harus diutamakan dan dijalankan,” imbuh Eri.

Sementara, Kombes Pol Yusep Gunawan, Kapolrestabes menambahkan, ini hebatnya warga Surabaya dan toleransi di Kota Surabaya Surabaya.

Dalam pengamanan nantinya, untuk kepolisian sudah pasti dibantu oleh TNI, juga bantuan dari pemerintah baik pelibatan Satpol PP maupun fungsi-fungsi Ormas yang dilibatkan seperti dari Banser maupun Pemuda Muhammadiyah.

“Pengamanan nantinya melibatkan polri dibantu TNI dan pemerintah kota dalam hal ini Satpol PP maupun fungsi-fungsi Ormas yang akan kita libatkan, Banser maupun Pemuda Muhammadiyah,” jelas Kapolrestabes.

Petugas pengamanan akan diterjunkan dilokasi mulai tanggal 17 Desember, namun puncaknya pada tanggal 24 dan tanggal 25 Deaember. Dimana pada tanggal tersebut ada sebanyak 347 kegiatan kebaktian.

“Kegiatannya dimuli pada tanggal 24, 25 dan tanggal 31. Sedangkan pada tanggal 24 Desember ada 47 gereja melaksanakan kebaktian dengan beberapa kegiatan mulai 4.30 sampai 21.00 WIB,” tambah Yusep.

Ada 73 gereja yang juga kebaktian pada tanggal 25, ini menjadi tugas dan objek pengamanan yang tadi akan ditetapkan dan disepakati dalam rakor antar lintas agama, pemerintah kota dan TNI untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

“Sesuaikan dengan ketentuan begitu juga untuk tempat-tempat tertentu yang hanya akan diberikan waktu sampai dengan pukul 22.00,” tutup Yusep.

 

(SuN)

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!