Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BIROKRASI

Tingkatkan Produktivitas Petani, PemDes Dukuh Bendo Bangun Sumur Bor

badge-check


					Tingkatkan Produktivitas Petani, PemDes Dukuh Bendo Bangun Sumur Bor Perbesar

Magetan,Republiknews-Guna memperkuat sektor pertanian, melalui program BKKD Tahun 2021 dari Pemerintah, Desa Dukuh Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan Jawa Timur bangun sumber air (sumur bor) untuk masyarakat petani di desanya. Dengan tujuan guna menambah sumber air serta mengatasi masalah ketersediaan air, waktu musim kemarau.

Terkait tersebut, sebagaimana hal yang dikatakan Kepala Desa Dukuh, Guritna dalam memprioritaskan pembangunan sumber air (sumur bor) untuk irigasi, prioritas lain juga guna untuk meningkatkan produktivitas hasil tanaman para petani di wilayahnya.
“Tujuan awal kita prioritaskan untuk alokasikan pembangunan tersebut guna menambah sumber air pada lahan pertanian, dan juga ke depan untuk mengatasi masalah ketersediaan air di waktu musim kemarau, “ungkapnya.

Di lain sisi Parjo (Ketua TPK) yang bersamaan saat ditemui juga menyampaikan, bahwa pembangunan yang PemDes prioritaskan sebelumnya dari hasil musyawarah masyarakat.

“Alhamdulillah mas…di tahun ini melalui program ketahanan pangan 20 persen dari Dana Desa terealisasikan, pembangunan berjalan lancar, dan sekarang sudah operasional, hasil air sumber alhamdulilah keluar besar. Dan dari pemanfaatannya bisa mengaliri sekitar 53 Hektar, “kata Parjo pada awak Republik News saat ditemui, Senin (23/5/2022)

Diuraikan pula letak lokasi pembangunan berada di Desa Dukuh RT 05 RW 02 diarea persawahan. Dan diketahui pembangunan sumur bor dari BKKD tersebut senilai Rp 400 juta rupiah.

Di jelaskan juga mengenai pembangunan tersebut dikerjakan dalam pelaksanaan lanjutan, yang artinya dalam pencairan diakhir tahun 2021 dan pengerjaan di tahun 2022. Dan semua dikerjakan sesuai dengan “speck” atau gambar pelaksanaan.

Di akhir ungkapan, Parjo tak luput juga menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah atas bantuan yang diberikan untuk kesejahteraan masyarakat petani di wilayahnya.(iwn)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Tetapkan 2 Paslon Pilkada 2024

23 September 2024 - 11:46 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!