Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

ADVETORIAL

Asdep Kementrian BUMN Resmi Panen Perdana Agrogorestry Tebu Mandiri Perhutani Jombang

badge-check


					Asdep Kementrian BUMN Resmi Panen Perdana Agrogorestry Tebu Mandiri Perhutani Jombang Perbesar

Jombang, RepublikNews – Perhutani KPH Jombang, Panen Perdana ATM (Agroforestry Tebu Mandiri) yang dikembangkan tahun 2021, di petak 174, RPH (Resort Pemangkuhan Hutan) Ngujung, BKPH ( Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan) Ngujung Barat, Perhutani KPH Jombang, Administratif terletak di Desa Ngujung Kecamatan Gondang, Nganjuk, pada hari Jum’at (09/09/2022).

Panen Perdana dan Pemberangkatan Angkutan tebu yang diberangkatkan oleh Asdep Kementerian BUMN dan Dirut Ops Perhutani diikuti seluruh tamu yang hadir.

Kegiatan meliputi, Pemberian Santunan ke kaum duafa dan anak Yatim, sambutan sambutan, Penebangan Tebu, dan Pemberangkatan Angkutan hasil panen Tebu Perhutani KPH Jombang ke PTPN X.

Rahman Fery Istianto Asdep Kementerian BUMN dalam sambutan menyampaikan, Alhamdulilah, Agroforestry Tebu Yang dikunjunginya saat tanam perdana pada bulan november 2021, sampai 10 bulan saat ini sudah panen perdana

“Ini salah satu bentuk sinergi didalam klaster kita antara Perhutani dan PTPN X, ini sangat potensial untuk ketahanan pangan nasional, seperti diketahui bersama dulu kita eksportir gula sekarang inportir gula, karena bertambahan jumlah penduduk, maka dari itu kebutuhan pangan harus ditambah,” ujarnya.

“Kita menyambut baik UU Cipta kerja, bersama kebijakan KLHK terkait agroforestry, yang sekarang sudah kita lihat manfaatnya, yang awalnya hutan non produktif kita coba untuk kita tanami kebutuhan pangan kita, terutama pada saat ini gula, dan tidak mungkin nanti akan kita kembangkan 9 ketahanan pangan lain,” terangnya.

“Dari Tebu ini kita juga sudah memikirkan dan merancang untuk ketahanan energy, dari setelah proses pengolahan gula, nanti bisa kita jadikan etanol sebagai sumber energy untuk mengurangi inpor BBM lagi, karena pertumbuhan penduduk kita semakin meningkat, maka kita perlu mengurangi kebutuhan inpor kita supaya apa yang ada dibumi ini, bisa kita manfaatkan secara maksimal, melalui klaster industry perkebunan dan kehutanan,” tambah Rahman Fery Istianto.

Hadir dalam kegiatan Asdep Kementerian BUMN, Direktur Oprasional Perhutani, Dirut PTPN X, RNI, Kadivre Jawa Timur, Plt Bupati Nganjuk yang diwakilli Kepala Dinas Pertanian, LMDH Ngudi Lestari dan warga sekitar penerima santunan.

Direktur Oprasional Perum Perhutani Natalas Anis Harjanto, dalam sambutannya menyampaikan, “Bagaimana yang misalnya dulu dilahan satu hektar hanya menghasilkan sedikit, sekarang harus kita multiplay kan, paling tidak dari satu hektar ini bisa menghasilkan beberapa kali lipatnya, makanya dengan adanya tebu ini diharapkan bisa memproduktifkan lahan- lahan yang tadinya tidak produktif, bisa menjadi lebih produktif.”@Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!