Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BERITA UTAMA

Lurah Nyamplungan Tengahi permasalahan Pedangang Kaki Lima

badge-check


					Lurah Nyamplungan Tengahi permasalahan Pedangang Kaki Lima Perbesar

SURABAYA, Republiknews.id-Gejolak PKL dijalan JL.KH.Mas mansur antara pemilik warung Soto dan pemilik lahan yang akan ditempati oleh Apotik Kimia Farma   ahirnya bisa ditengahi oleh Lurah NYampungan Kecamatan Pabean Cantikan Kota Surabaya.

Mediasi yang bertempat di Kelurahan NYampungan diharidiri oleh Pemilik Warung, pengontrak (Apotik Kimia Farma), Bhabinkamtibmas Polsek Pabean Cantikan serta Perwakilan dari Koramil Pabean Cantian .

Lurah  Nyamplungan Estu Sulaksono,S.H. saat diwawancarai terkait hasil dari kesepakatan dari para pihak  Menjelaskan kalo sudah ada kesepakatan  bersama .

” Jadi sudah ada kesepakatan antara penjual soto Bpk Maswar supaya rombongnya ditata ulang supaya tidak menutupi persilnya pengontrak, tidak ada penggusuran, hanya ditata ulang” katanya, Rabu,(12/10/2022)

Terpisah menurut Ita  sebagai perwakilan dari  pengontrak (Apotik Kimia Farma) kalo pihaknya ingin pemilik warung menata ulang supaya  tidak menggangu akses jalan.

” Tidak ada penggusuran hanya lebih dirapikan lagi yang bersih dan diperkecil supaya tidak menggangu akses jalan”  katanya

Sementara itu pemilik warung soto Asiyah merasa berterimakasih karna masih dikasih kesempatan untuk bisa berjualan disitu lagi.

” Alhamdulillah dari kebijakan pak lurah tadi disuruh menata ulang  warung saya diperkecil yang awalnya 100%, menjadi 45%tapi menurut saya itu sudah saya perkecil, harapan saya, saya masih bisa berjualan disitu dengan ukuran warung 45 % yang sudah saya perkecil itu” tutupnya Asiya.

(Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya

14 Maret 2026 - 22:37 WIB

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!