Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BIROKRASI

Lagi-Lagi….Sikap Rendahkan Wartawan Di Tunjukkan Oleh Pejabat Desa

badge-check


					Lagi-Lagi….Sikap Rendahkan Wartawan Di Tunjukkan Oleh Pejabat Desa Perbesar

MAGETAN, RepublikNews.id– Tak jarang seorang wartawan dalam menjalankan profesi mulia terkadang disepelekan oleh oknum-oknum pejabat pemerintah, saat mau bertemu atau hadir mengikuti kegiatan. Padahal diketahui setelah lembaga Legislatif, Eksekutif, Yudikatif, serta lembaga Pers yang dalam hal ini adalah wartawan merupakan ujung tombaknya sebagai wahana untuk penyeimbangan penegakan demokrasi di Indonesia.

Seperti yang di alami beberapa wartawan media online saat hadir mengikuti kegiatan acara Mudes Penetapan RKPDes di balai pertemuan Desa Lembeyan Wetan Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan, Jum’at (4/11/2022).

Pasalnya dari kehadiran wartawan dalam acara tersebut, mendapat perlakuan sikap yang kurang senang terhadap wartawan telah di tunjukkan oleh pejabat pemerintahan desa Lembeyan Wetan. Hal ini terlihat saat masalah tersebut di adukan kepada “Danramil Lembeyan”. Yang dalam aduannya terkesan tidak senang, apa pula ada kalimat dugaan pelarangan dengan mengatakan tujukan ke salah satu awak media yang kemarin-kemarin sudah datang kantor desanya sebelum ke acara kegiatan tersebut.

Terkait aduan yang di lontarkan Kades, instansi aparat negara menemui dan menanyakan legalitas ke semua wartawan online yang hadir, dengan sedikit raut wajah serius seperti ada kebencian. Tapi di kesempatan itu pula selang beberapa jam di usai acara kegiatan yang sama, di kantor desa lain, pihaknya meminta maaf kepada awak media atas pernyataan yang di lontarkan.

Sedikit aneh memang, padahal di wilayah Kecamatan Lembeyan dari acara kegiatan Musdes Penetapan RKPDes yang terselenggarakan, beberapa awak media yang hadir dan mengikuti mengikuti kegiatan acara tersebut, desa-desa lain tak ada komplain seperti itu.

Bila kita melihat Undang-Undang No.40 Tahun 1999 Tentang Pers, pasal (2) menyatakan “Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum”.

“Jelas tindakan tersebut merupakan bentuk
menghalang-halangi tugas jurnalis. Tindakan sangat melecehkan profesi jurnalis, dan tidak mencerminkan perilaku seorang pejabat yang juga adalah mitra pers.Dan juga harusnya menjadi contoh kepada masyarakatnya, bukan sikap sombong, tidak senang yang diperlihatkan, “kata salah satu wartawan dari media semerupos.com penuh kecewa.

Terkait tindakan dan sikap Kades Lembeyan Wetan tersebut yang telah melecehkan dan merendahkan martabat pekerja jurnalis, sampai berita ini di naikan belum ada klarifikasi dari yang bersangkutan melalui telepon maupun WhatsApp.

 

(w.i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!