Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

POTRET

Semoga Terwujud…Selain Ada Patung Tertinggi Di Bali, Juga Ada Di Ponorogo

badge-check


					Semoga Terwujud…Selain Ada Patung Tertinggi Di Bali, Juga Ada Di Ponorogo Perbesar

Ponorogo,RepublikNews – Ponorogo sebagai Kota Reog, berencana akan membangun “monumen reog” tertinggi di dunia. Yang diperkirakan tingginya melebihi Garuda Wisnu Kencana yang ada di Bali.

Gagasan dibalik munculnya ide tersebut diketahui Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sendiri. Yang menginginkan monumen reog ini dibangun di bekas galian gamping Gunung Gamping Kecamatan Sampung, dengan tinggi total diatas GWK yang mencapai sekitar 122 M.

“Semoga terwujud….rencana saya bangun monumen reog di lokasi tersebut lebih tinggi sedikit dari GWK lah…126 M, “ujar Sugiri kepada awak media.

Di samping itu sempat juga berbincang dengan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Kadisbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi pada pertengahan Oktober lalu. Yang menjelaskan yangmana saat itu sudah ada desain dan rencana pemanfaatan kawasan monumen reog.

“Monumen Reog Ponorogo ini nanti menjadi ciri khas ataupun simbol, yang mana merupakan karya anak bangsa. Dan ini juga akan melibatkan arsitek-arsitek seluruh Indonesia. Dan ini di sayembarakan, pemenangnya arsitek dari Bali,”ungkap Kadisbudparpora.

Diketahui nantinya selain patung reog yang tinggi menjulang juga akan di bangun museum, di kawasan seluas 5 Hektar. Yang lokasinya ada di bawah podium yang dipijak patung reog.

“Dibawah podium nanti ada museum yang menjadi koleksi peradaban, mulai prasejarah, klasik, kolonialisme, revolusi, reformasi, sampai saat ini. Mulai benda-benda bersejarah yang ada benang merahnya dengan kesejarahan Ponorogo, “ucap Kadisbudpora lagi.

Dikatakan pula, nantinya akan dibangun wahana-wahana penunjang wisata, seperti area glamping dan pusat edukasi yang menjelaskan pengolahan gamping. Dan untuk masalah kapasitasnya sendiri diperkirakan sekitar 2.082 orang yang berkunjung setiap harinya.

Dan mengenai pembangunan tersebut, yang merupakan masuk dalam megaproyek di Ponorogo, anggaran yang dihabiskan sekitar Rp 85-90 miliar.

“Mulai pembangunan November ini. Tentu untuk megaproyek Ponorogo ini, Kabupaten menyiapkan dana Rp 30 miliar untuk membangun fisik, itu pun bukan anggaran yang tidak sedikit. Dari dana itu akan kita bagi dalam tiga tahap. Pada tahun pertama akan dikeluarkan dana Rp 30 miliar, kemudian tahun kedua Rp 25 miliar, dan tahun ketiga Rp 30 miliar, “jelasnya menguraikan.

Sambungnya lagi, “Semoga dengan dana Rp 85 miliar ini, akan terwujud monumen reog dengan podiumnya sebagai museum peradaban. Dengan harapan nantinya dapat menjadi bahan bakar masyarakat meningkatkan perekonomian. Yang kebanyakan saat ini masyarakat sekitar bekerja sebagai penambang, “ucapnya kepada awak media.

Terkait hal tersebut nantinya Pemkab Ponorogo akan terus berbenah, berusaha memperbaiki jalan, terutama yang menghubungkan lokasi wisata, yang dalam hal ini untuk mempermudah mobilitas wisatawan. Yang mana diketahui selain ada Monumen Reog nanti, di Kabupaten Ponorogo tempat wisata lainnya seperti Gua Lowo, Bukit Soeharto, Jembatan Pelangi, Telaga Ngebel, dan desa-desa wisata lainnya, pihaknya akan terus berupaya dalam perbaikan infrastruktur. (w.i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah

9 Februari 2026 - 19:57 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!