Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BIROKRASI

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono:Forsesdasi Jadi Forum Strategis Rumuskan Berbagai Solusi Permasalahan Daerah

badge-check


					Sekdaprov Jatim Adhy Karyono:Forsesdasi Jadi Forum Strategis Rumuskan Berbagai Solusi Permasalahan Daerah Perbesar

SURABYA,Republiknews.id-Sekda provinsi Jatim Adhy Karyono menghadiri Rakernas Forum SekretarisDaerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Tahun 2022 di Hotel Santika Premiere Kota Padang,ProvinsiSumatera Barat, Senin (19/12) malam.

Usai mengikuti acara ini,Sekda provinsi Adhy mengatakan, Forsesdasi ini menjadi wadah strategis bagi seluruhsekretaris daerah provinsi dan kab/kota di seluruh Indonesia untuk dapat turut berpartisipasi merumuskanberbagai solusi atau kebijakan terkait dengan permasalahan di daerah.
Sehingga, lanjutnya, Forsesdasi ini menjadi forum yang sangat penting dimana para sekda seluruhIndonesia dapat melakukan diskusi, evaluasi dan bertukar informasi terkait berbagai permasalahan dan isustrategis. Kaitannya dengan kebijakan di daerah masing-masing.

“Jadi ini forum yang sangat penting di bawah kendali Sekjen Kemendagri. Bila ada beberapa persoalan yangmenjadi isu strategis seperti misalnya terkait struktur organisasi.Kemudian persoalan-persoalankepegawaian misalnya terkait dengan PPPK, semua bisa dibahas dalam forum Inl sekallgus menjadi forumdiskusi dan mencari solusi bersama,” katanya.

Adhy mengatakan, adanya forum ini, maka berbagal persoalan terutama kaitannya dengan strukturorganisasi di daerah tidak hanya diselesalkan sendiri, tapi sekaligus mendapatkan solusi dari pemerintahpusat. Baik Kemendagri maupun kementerian terkait.

“Pokoknya semua hal atau persoalan yang ada di lapangan itu memang langsung dibahas dan bisadipecahkan di sini. Karena langsung dari Pak Sekjen Kemendagri nanti dengan Menteri terkait juga misalnyaMenpan RB.Dan forumnya pun diisi oleh masing-masing sekretaris di lingkunganKementerian/Lembaga,”ungkapnya.

Untuk itu,lanjutnya,Pemprov Jatim sangat mengapresiasi forum ini karena Jatim seringkali menjadibarometer dalam memberikan solusi dari berbagai persoalan.

“Jadi Jawa Timur seringkali menjadi barometer untuk memberikan alternatif atau solusi permasalahan yangdibahas. Itu menjadi penting ketika kita menyuarakan misalnya seyogyanya suatu persoalan ini dibawa kepusat untuk kemudian dilakukan analisis ulang, boleh ditunda atau diberikan alternatif yang lebih baik,”katanya.

“Jadi kita selalu berpegang selain kebijakan resmi kita akan mengikuti forum ini seperti apa alternatifnya.Bagaimana impementasinya dan kesepakatan yang diambil. Maka ini penting, Jatim sangat mendukungterhadap hasil-hasil Forsesdasi. Ini akan menjadi solusi, pegangan, bagi sekda lainnya terutama sekda dikab/kota,imbuhnya.

Sementara itu, Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro menyampaikan beberapa pesan dari Mendagri TitoKarnavlan. Pertama terkait kesiapan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dimana, para Sekda diharapkandapat membantu Gubernur bersama Forkopimda dan stakeholder lain mengatasi berbagal masalah jelangNataru.

“Seperti mengatasi kenaikan harga bahan pokok, menjaga keamanan rumah dan tempat ibadah selamanataru. Sehingga harus diantisipasi terbadap kemungkinan yang mungkin tejadi. Lakukan Rakor denganforkopimda dan stakeholder terkait untuk memetakan permasalahan ini. Termasuk mewaspadaikemungkinan perayaan tahun baru, untuk mulai dipetakan kerawanan dan siapkan pengamanannnya,”katanya.
Selanjutnya para Sekda untuk memperhatikan masalah inflasi. Hal ini penting karena saat ini inflasimenggucang sebagian besar negara di dunia. Dan terakhir soal penyerapan anggaran, yang waktunyakurang dari dua minggu lagi sebelum akhir tahun.

Sebelumnya, Ketua Forsesdasi yang juga Sekda NTB Lalu Gita Ariadi mengatakan Sekda berfungsi sebagaistabilisator, eksekutor dan komunikator Gubernur, Wagub, Eksekutif, Legislatif dan masyarakat. Selain ituSekda juga berfungsi sebagai dinamisator dan administrator.

“Sedemikian lengkapnya jabatan-jabatan sekda sehingga dalam rakernas ini tidak semua bisa hadir karenakesibukan masing-masing. Untuk itu rakernas ini kami menghadirkan narasumber dalam optimalisasiperannya mendukung program pemerintah,” katanya.

“Tentunya juga membahas berbagai permasalahan-permasalahan yang dihadapi sekda provinsi seluruhIndonesia. Baik soal penyetaraan jabatan, pengangkatan PPPK, sampai dengan rencana pembentukan IbuKota Nusantara. Rakernas ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang menjadi arah, pedoman selamamenjalankan tugas kita sehingga efektif,” imbuhnya.

(Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Satgas Saber Pangan Tancap Gas Jelang HBKN, 9.138 titik Diawasi, Pelanggar Diberi Sanksi !

12 Februari 2026 - 14:46 WIB

Penyidik JAM PIDSUS Menetapkan 11 Tersangka Dalam Perkara Ekspor CPO dan Turunannya (POME) Periode 2022-2024

12 Februari 2026 - 10:46 WIB

Negara Alami Kerugian Akibat Modus Rahasia Perusahaan dan Lemahnya Kontrol Kementerian

12 Februari 2026 - 09:52 WIB

Negara Turun Tangan, Satgas Saber Kawal Harga Pangan Jelang Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri 2026

5 Februari 2026 - 15:42 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!